SuaraSumut.id - Medan menjadi salah satu wilayah yang masuk dalam pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM Level 4 di luar Jawa dan Bali.
Wali Kota Medan Bobby Nasution mengaku masih menunggu instruksi dari Gubernur Sumatera Utara untuk pelaksanaan PPKM Level 4 tersebut.
"Kita masih menunggu Instruksi Gubernur (Ingub) untuk penjabaran lebih lanjut pelaksanaan PPKM Level 4 di Medan. Tentunya PPKM ini harus kita maknai bukan sebagai ajang untuk melarang sana melarang sini, tapi kegiatan ini adalah kegiatan mengedukasi masyarakat yang belum tahu, yang belum paham tentang protokol kesehatan (prokes), fungsi prokes untuk apa, ini lah dia," kata Bobby, Senin (26/7/2021).
Bobby meminta memaknai PPKM Level 4 sebagai upaya mengedukasi masyarakat, mengingat Kota Medan sebagai pusat kegiatan dan ibukota Provinsi Sumatera Utara.
Ia mengaku, Pemkot Medan tidak pernah melarang kegiatan ekonomi masyarakat. Bagi pedagang tetap di perbolehkan beraktifitas namun tetap sesuai dengan aturan yang ada.
Meski dalam PPKM Level 4 ada perubahan teknis terkait operasional aktifitas pelaku usaha, Bobby mengaku, tetap diberlakukan batas operasional untuk mengantisipasi potensi penularan Covid-19.
"Kegiatan ekonomi tidak dilarang, tidak ada yang melarang, kami dari kemarin sudah mengatakan tidak ada pelarangan, tidak ada kata-kata tidak boleh berjualan, silahkan. Silakan berjualan, tapi disitu sudah jelas aturannya. Kalau kemarin itu boleh jualan asal tidak makan di tempat, hari ini (PPKM Level 4) diperbolehkan namun ada batas waktunya. Kenapa dibatasi, karena semakin lama kita berinteraksi, semakin tinggi kemungkinan penyebaran Covid-19," ujarnya.
Dari hasil evaluasi pelaksanaan PPKM darurat berjalan maksimal. Indikatornya jumlah kasus terkonfirmasi positif yang mulai melandai sejak pemberlakuan PPKM darurat.
Selain itu, aktivitas masyarakat juga menurun dengan pemberlakuan penyekatan sejumlah ruas jalan baik dalam kota maupun di perbatasan.
Baca Juga: Sampai 2 Agustus, Ini Target Testing COVID 19 saat PPKM Empat Wilayah di Sumsel
"Saya sampaikan awalnya, sekitar sebulan lalu, kasus Covid kita berkisar antara 40 sampai 60 kasus, kemudian meningkat menjadi 90, selanjutnya meningkat lagi 200 kasus, bahkan kemarin tembus sampai 500 kasus lebih. Ini menandakan apa, bahwa penyebaran Covid-19 luar biasa di Kota Medan. Dengan adanya PPKM Darurat dan PPKM Level IV ini, kita lihat fluktuasinya kemarin menurun dari 500 ke 400 dan sampai 200 kasus," ungkapnya.
Bobby berharap selama pelaksanaan PPKM Level 4 masyarakat menjalankan aturan yang berlaku. Dia mengatakan peningkatan jumlah Covid-19 di Medan dapat di tekan jika masyarakat mau disiplin dan menjalankan protokol kesehatan.
"Bisa kita lihat sama-sama ketika dilonggarkan kemarin kasusnya naik lagi dari 200 menjadi 500 kasus, ini yang harus kita maknai dan kita jalankan bersama," pungkasnya.
Kontributor : Muhlis
Berita Terkait
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Wacana Gaji ASN Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Dinilai Sebagai Langkah Mundur
- Indonesia Masuk Nominasi AFC Awards 2026, PSSI Bersaing dengan Kamboja dan Myanmar
- 4 Slip On Lokal Terbaik Menurut Review Pengguna, Empuk Buat Jalan Jauh hingga Jogging
Pilihan
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
-
Singapura Bongkar 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla, Ini Daftar Lengkapnya
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
Terkini
-
Tiket Screening Beautiful Pain di Medan Sold Out, Kisah Niken Usai Perceraian Bikin Penasaran
-
Gandeng Kodam I/Bukit Barisan, 120 PNS Imigrasi Sumut Gelar Kesamaptaan
-
Kabut Asap Selimuti Sumut, Semua Sekolah Terapkan PJJ hingga 21 Oktober
-
Frank & co. Bidik Pasar Gen Z, Hadirkan Konsep Butik Terbaru di Delipark Medan
-
BNCT Siapkan SMP Baru untuk Anak-anak Belawan, Target Beroperasi 2028