SuaraSumut.id - Rekaman percakapan terkait dugaan suap pemilihan Wakil Wali Kota (wawalkot) Binjai, Sumatera Utara, beredar. Dalam rekaman disebut oknum anggota DPRD menerima Rp 20 juta guna memilih salah satu calon.
Ketua Partai NasDem Binjai dr Edi Putra Sitepu mengaku menjadi bagian dalam rekaman percakapan tersebut. Ia mengaku, merekam percakapan dengan Ketua PPP Binjai Irhamsyah Putra Pohan.
"Saya tidak ada menjelekan seseorang. Saya tidak ada memberitakan berita bohong. Saya tanya rezeki seseorang, dapat berapa, dapat segini, kita publis dan jadi konsumsi publik, dimana letak salahnya," kata Edi, dilansir dari digtara.com--jaringan suara.com, Jumat (30/7/2021).
Dalam rekaman tersebut, Edy mempertanyakan jumlah uang yang diterima Fraksi NasDem Rp 60 juta yang diberikan pada tiga orang anggota fraksi.
“Kemarin fraksi NasDem berapa terima,” kata seorang pria dalam rekaman itu yang diakui sebagai dr Edi.
"60," kata pria lainnya.
Edi mengaku diancam bakal dilaporkan ke polisi atas pencemaran nama baik usai rekaman percakapan itu beredar. Edi mengaku siap jika ada yang ingin melaporkannya terkait hal itu.
"Silahkan saja jika mereka ingin melaporkan, kita warga negara Indonesia sama di mata hukum. Jadi ya silahkan saja. Partai NasDem taat hukum,” katanya.
"Jadi intinya, kita siap jika dilaporkan. Biar hukum yang menentukan semuanya," tukasnya.
Baca Juga: 6 Wisata Alam Kota Surabaya Ini Bikin Betah, Cocok Buat 'Ngadem'
Tag
Berita Terkait
-
Waduh! Rekaman Percakapan Dugaan Suap Pemilihan Wawalkot Binjai Beredar
-
Rekaman Mobil Terobos Minimarket di Pekanbaru, Ini Kata Polisi
-
Viral Rekaman Oknum Satpol PP Kasar ke Pedagang Kaki Lima
-
Rekaman Wawancara Bocor, Presiden Real Madrid Sebut Cristiano Ronaldo Idiot
-
Rekaman Diduga Pungli Guru ke Ortu Calon Siswa Beredar, Edy Rahmayadi: Pecat!
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Jangan Anggap Aman! Vape Ternyata Punya Risiko Serius bagi Kesehatan
-
Empat Orang Ditangkap Terkait Dugaan Fasilitasi Jarimah Zina Online di Aceh Barat
-
Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor
-
Pecatan TNI Gadaikan 13 Mobil Rental di Dairi untuk Berjudi, Modus Kampanye Pilkades
-
Driver Taksi Online Dirampok Lalu Jasadnya Dibuang ke Asahan, 2 Pelaku Ditangkap dan Ditembak