SuaraSumut.id - Sebanyak 484 kendaraan diputar balik selama dua pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM Level 4 di Pematangsiantar, Sumatera Utara.
"Ada 484 kendaraan diputar balik. Rinciannya roda dua 129 unit, roda empat 317 unit, roda enam 20 unit dan mobil barang 18 unit. Semuanya kita putar balik karena tidak dilengkapi dokumen seperti surat vaksinasi serta keterangan kerja sektor esensial dari perusahaan," kata Plh Kapolres Pematangsiantar, AKBP Benny Hutajulu, kepada wartawan, Senin (23/8/2021).
Ia mengatakan, pada pelaksanaan PPKM Level 4 pihaknya memberlakukan pengelolaan ruas jalan di 13 titik. Ini bertujuan mengurangi mobilitas masyarakat di tengah situasi pandemi Covid-19.
"Dua minggu pelaksanaan PPKM level 4 di Kota Pematangsiantar aktivitas masyarakat turun drastis karena diberlakukannya penyekatan-penyekatan disejumlah jalan yang menjadi pusat keramaian," katanya.
Pihaknya juga meningkatkan pengawasan di pos-pos penyekatan antar kota kepada setiap warga yang melintas dilakukan swab antigen secara acak.
"Jika hasil pemeriksaan reaktif langsung dibawa ke rumah sakit terdekat menjalani pemeriksaan lebih lanjut," katanya.
Polres Pematangsiantar bersama TNI, Satpol PP dan Satgas Covid-19 terus menggalakkan Operasi Yustisi agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan saat beraktivitas di luar rumah.
"Kendaraan yang diputar balik di pos penyekatan berbatasan langsung dengan Kabupaten Simalungun, Asahan dan Batubara," pungkasnya.
Baca Juga: Alumni 212 Ancam Turun Lagi ke Jalan jika Polisi Tak Segera Tangkap Muhammad Kece
Tag
Berita Terkait
-
Penyekatan Jalan di Bandar Lampung Tuai Keluhan Warga, Ini Jawaban Wali Kota Eva Dwiana
-
Penyekatan PPKM Level 4, Jalan Alternatif Masuk Bandar Lampung Macet Parah
-
PPKM Level 4 Diperpanjang Sampai 26 Agustus, Jogja Mulai Longgarkan Penyekatan Jalan
-
PPKM Level 4 Diperpanjang Sampai 26 Agustus, Penyekatan di Bantul akan Dilonggarkan
-
Bawa Sabu, Pengendara di Sumut Ditangkap di Pos Penyekatan PPKM
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Soal Blok Andaman, Kapolda Aceh Jamin Investasi di Aceh Aman dan Nyaman
-
4 Orang Keroyok Pria di Siantar hingga Tewas Menyerahkan Diri
-
Kisah Inspiratif Nasabah PNM, Dari Kejaran Rentenir ke Arena Final PFL 2026
-
'Suami Saya Bukan Teroris', Istri Korban Tewas di Kebun Agrinas Labura Minta Pelaku Dihukum Setimpal
-
Libur Sekolah 2026, Penumpang Bandara Kualanamu Diprediksi Capai 376.954 Orang