SuaraSumut.id - Kementerian Kesehatan menetapkan standar harga rapid test antigen dari Rp 250.000 menjadi Rp 99 ribu untuk Pulau Jawa dan Bali. Sedangkan Rp 109 ribu untuk luar Pulau Jawa dan Bali.
Namun, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kanwil I masih banyak ditemukan rumah sakit atau klinik yang mematok harga di atas harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditentukan. Hal itu berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan pada 3 September 2021.
Kepala KPPU Kanwil I Ridho Pamungkas mengatakan, di Medan sedikitnya ada 13 tempat masih mematok harga kisaran Rp 120 ribu hingga Rp 275 ribu.
"Dari 30 sampel rumah sakit dan klinik yang diambil, ada 13 tempat yang masih memasang harga di atas HET," katanya, Sabtu (4/9/2021).
Sedangkan di Aceh ada empat rumah sakit dan klinik menetapkan harga Rp 130 ribu. Untuk di Sumbar ada satu rumah sakit menetapkan harga Rp 175 ribu.
"Di Riau, dari empat rumah sakit dan klinik yang disurvei, satu diantaranya masih menetapkan harga Rp 200 ribu," katanya.
Dari temuan itu KPPU tidak menjelaskan secara rinci nama rumah sakit dan klinik yang masih menetapkan harga di atas HET. Namun demikian, KPPU akan segera memanggil pihak rumah sakit dan klinik untuk diteliti lebih lanjut mengenai biaya produksi dari masing-masing rumah sakit.
"Untuk saat ini masih bentuk imbauan agar mengikuti HET. Karena masih penyesuaian," ujarnya.
Ia mengaku, jika imbauan yang di sampaikan tidak digubris pihak rumah sakit dan klinik, maka KPPU akan mengambil langkah lanjutan.
Baca Juga: Kominfo Selesaikan 31 Kasus Kebocoran Data Pribadi, Sanksinya Teguran Tertulis
"Jika tidak segera menyesuaikan, kami akan berkoordinasi dengan Dinkes. Karena untuk pengawasan HET menjadi kewenangan pihak Dinkes," tandasnya.
Kontributor : Budi warsito
Berita Terkait
-
Pembuat Surat Keterangan Rapid Test Palsu di Gilimanuk Bali Dituntut Dua Tahun
-
Bobby Nasution soal Tarif Tertinggi Rapid Test Antigen: Wajib Kita Ikuti
-
Harga Rapid Test Antigen Turun Jadi Rp99 Ribu, Bagaimana dengan Kualitasnya?
-
Mampu Buat Sendiri, Harga Rapid Test Antigen Indonesia Berhasil Turun
-
Harga Rapid Test Antigen Luar Jawa-Bali Turun Jadi Rp 109.000
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih
-
Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara
-
Remaja di Medan Pukul Teman hingga Tewas Gegara Kesal Dimaki
-
Pengiriman 144 Balpres Ilegal dari Bandung ke Medan Digagalkan
-
Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC