SuaraSumut.id - Sumatera Utara masih rutin mengekspor kubis (kol) ke mancanegara, seperti ke Malaysia dan Taiwan. Kubis yang diekspor berasal dari sentra produksi Kabupaten Karo.
"Hingga awal September 2021 sudah ada ekspor kubis sebanyak 9,3 ton dengan total Rp 28,67 miliar," kata Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Belawan, Andi Yusmanto, melansir Antara, Senin (6/9/2021).
"Masih ada terus permintaan ekspor kubis ke negara Malaysia dan Taiwan," tambahnya.
Ekspor kubis tahun 2020 tercatat 22,6 ton senilai Rp 68,8 miliar. Tujuan ekspor adalah Taiwan, Malaysia, dan bahkan Singapura.
Ia mengatakan, kubis yang diekspor memiliki standar tinggi, termasuk dalam jumlah berat kubis per buahnya.
"Dengan sudah memasuki pasar ekspor, maka kubis Sumut berarti cukup bagus. Tinggal bagaimana petani bisa terus mempertahankan kualitas produknya," tukasnya.
Ia mengatakan, Sumut sudah lama mengekspor kubis ke mancanegara yang berlanjut hingga tahun 2021.
Pihaknya terus mendorong petani dan eksportir untuk bisa memperluas pasar ekspor dengan memberikan pembinaan, khususnya menyangkut kualitas produksi dan dokumen ekspor yang dibutuhkan negara importir.
Baca Juga: Peran Besar Jonathan Bustos dalam Kemenangan Borneo FC
Berita Terkait
-
Kubis Petani Karo Ternyata Diminati Warga Mancanegara, Ekspor Rutin Meski Pandemi
-
Ekspor Sumbar Naik 14,19 Persen Pada Juli 2021
-
Marah Dituding Terlibat Bisnis Ivermectin dan Ekspor Beras, Moeldoko Bakal Polisikan ICW
-
Berawal dari Hobi, Peternak Milenial Raup Miliaran Rupiah dari Ekspor Kelinci
-
28 Persen Emas Ekspor Brazil Ternyata Ilegal, Jaksa: Ada Pihak Sengaja Tutupi Fakta
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
BNI Tanggapi Aksi Demonstrasi di Pematangsiantar
-
Malaysia Healthcare Expo Hadir di Medan, Bisa Konsultasi Tanpa Biaya
-
Likuiditas Kuat, BRI Jaga Keseimbangan Dividen dan Ekspansi
-
Satu Lagi Kawanan Perampok Serang-Bacok Sopir Truk di Medan Ditangkap
-
Ratusan Ojol Kepung Kantor Debt Collector di Medan Gegara Motor Rekan Ditarik Paksa