Hari Penembakan Perampok Emas
Pada Kamis, 26 Agustus 2021 sekitar pukul 14.30 WIB, menjadi hari yang tak terlupakan baginya. Erwin menceritakan, suasana saat itu di Pasar Tradisional Simpang Limun, terbilang sepi.
"Cuaca cerah, tapi agak sepi," katanya.
Sayup-sayup dia dengar suara teriakan "rampok-rampok" dari dalam pasar. Awalnya, jukir ini tidak terlalu menghiraukannya. Jarak dari lokasi parkir ke dalam pasar sekitar 50 meter
"Gak openlah, gak mungkin kita tinggali parkir," kata Erwin.
Selang lima menit kemudian, suara letusan senjata api terdengar. Erwin lalu melihat empat pelaku berjalan keluar menghampirinya.
"Mereka jalan santai, tiga membawa senjata, satu tidak," ucapnya.
Suasana pasar yang sepi semenjak pandemi Covid-19, membuat keempat perampok ini leluasa melenggang meninggalkan lokasi.
"Karena sepinya becak pun gak ada lewat, kalau lewat kan agak terhalang," kata Erwin.
Baca Juga: Adhisty Zara Blak-blakan Bintangi Virgin The Series
Setelah 10 meter melaluinya, Erwin mendengar suara teriakan "rampok-rampok", lima pria melakukan pengejaran. Erwin pun ikut mengejar.
"Itulah reflek kami kejarlah, ada lima orang. Kami ambil apa yang ada di sekitar, dapatlah kotak tahu, kulemparlah pakai kotak tahu, dia udah didekat keretanya ditembaknya, jaraknya sekitar 10 meter," katanya.
Ia jatuh terkapar akibat terkena tembakan lalu dilarikan oleh teman temannya ke rumah sakit.
Diberitakan, perampokan dua toko emas nekat beraksi di 'siang bolong'. Para pelaku sebelumnya sudah mengintimmidasi dua orang sekuriti dengan senjata api laras panjang dan pendek. Selanjutnya, dalam waktu tak sampai 5 menit pelaku mendatangi dua toko emas dan mengancam karyawan toko.
Sesaat kemudian pelaku memecahkan kaca di toko tersebut lalu melarikan emas yang ada. Setelah melakukan penyelidikan, polisi akhirnya menangkap lima orang diduga pelaku perampokan toko emas di Pasar Simpang Limun, Medan.
Satu pelaku ditembak mati karena melakukan perlawanan. Kelima pelaku adalah Hendrik Tampubolon, Paul Sitorus, Farel, Prayogi alias Bejo, dan Dian.
Berita Terkait
-
Perampok Toko Emas di Medan Beli Senpi dari Aceh
-
Ini Identitas Perampok Toko Emas Pasar Simpang Limun Medan
-
Perampok Toko Emas di Medan Dikabarkan Ditangkap, Ini Penjelasan Kapolrestabes
-
Ancam Pistol ke Wanita hingga Tembak Jukir, 4 Perampok Toko Emas di Medan Naik Motor Matic
-
Satu Orang Alami Luka Tembak dalam Perampokan Toko Emas di Medan
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
Terkini
-
Telkomsel Lanjutkan Kebijakan Penyesuaian Biaya Berlangganan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
-
Ansor Medan Apresiasi Gebrakan Menkomdigi Meutya Hafid Tekan Transaksi Judol hingga 57 Persen
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini
-
PSMS Medan Bawa 23 Pemain ke Aceh untuk Curi Poin dari Persiraja
-
Warga Bandar Tarutung Tapsel Berjuang Atasi Jalan Berlumpur Pascabanjir, Aktivitas Ekonomi Tersendat