SuaraSumut.id - Tiga nelayan asal Langkat, Sumatera Utara, yang ditahan Malaysia karena memasuki wilayah perairan secara ilegal dipulangkan.
Tiga nelayan itu adalah Padli, Pajar, dan Maulana. Mereka diterbangkan dari Pulau Pinang ke Jakarta.
Usai menjalani karantina di Jakarta, ketiga nelayan tersebut tiba di Bandara Kualanamu, Selasa (5/10/2021).
Melansir dari kabarmedan.com, Rabu (6/10/2021), mereka dijemput oleh pihak Dinas Perikanan dan Polairud Langkat untuk diserahkan kepada keluarga masing-masing.
Salah seorang nelayan Padli mengaku, mereka ditangkap oleh personel Angkatan Laut Malaysia enam bulan yang lalu dikarenakan mesin kapal motor yang mereka gunakan rusak.
"Mesin kapal motor yang kami kendarai rusak, setelah itu Tentara Diraja Malaysia datang dan langsung menangkap," katanya.
Setelah enam bulan mereka ditahan, dua diantara kelima nelayan positif Covid-19 sehingga mereka belum dipulangkan dan harus menjalani karantina di Malaysia.
"Dua dari mereka positif terpapar Covid-19 dan masih harus karantina di Malaysia, tapi yang tiga ini sudah bebas dari Covid-19, bisa dipulangkan ke tanah air," demikian Kasat Polairud Polres Langkat, Iptu Heru Ardianto.
Berita Terkait
-
Nelayan Hilang Tercebur ke Laut Labuhan Maringgai, Pencarian Dilanjutkan Besok
-
Kapal Tunda Lintas Gemilang Tabrak Kapal Camar, Nelayan Sungsang Tewas
-
3 Hari Dicari, Nelayan Hilang di Perairan Pantai Labu Ditemukan Tewas
-
Klaim Aman dari Ancaman Kapal Asing, Bakamla Jamin Aktivitas Nelayan di Natuna
-
4 Nelayan di Bawah Umur yang Ditangkap di Thailand Dipulangkan ke Aceh
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
Terkini
-
3 Motor Matic Keren untuk Anak Muda, Nyaman, dan Bertenaga
-
Harga Emas 2 Januari 2026 Kembali di Atas Rp 2,5 Juta per Gram
-
600 Hunian di Aceh Tamiang Rampung, Diserahkan ke Pemerintah Daerah 8 Januari 2026
-
Program Pemberdayaan PNM Perluas Dampak Sosial Sepanjang 2025
-
Rektor Unimal Puji Langkah Taktis Dasco Orkestrasi Bantuan untuk Aceh: Cegah Kemiskinan