SuaraSumut.id - Sebanyak 10 nelayan asal Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), yang sempat ditahan oleh otoritas Malaysia, selama dua pekan akhirnya dipulangkan.
Nelayan tersebut rencananya akan tiba di Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan (PPSB) Gabion, pada Kamis (21/10/2021).
Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HSNI) Sumatra Utara Zulfahri Siagian mengatakan, pemulangan para nelayan setelah permohonan untuk tidak diproses hukum dikabulkan.
"Pasca ditangkap nelayan, HSNI Sumut dan Deliserdang serta tokoh-tokoh nelayan mengajukan permohonan ke pihak Agengy Penguatan Maritim Malaysia (APMM) agar tak diproses lanjut. Hasilnya, mereka hari ini dikembalikan," katanya, melansir Antara, Rabu (20/10/2021).
Ia menyebut, pemulangan sejumlah nelayan dijemput petugas Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) di perbatasan.
"Pemulangan sepuluh nelayan ini tidak terlepas peran dari pihak Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) yang turut membantu," sebutnya.
Diketahui, dua perahu berkapasitas 5-7 Gross Ton (GT) dibawa oleh sepuluh nelayan Kecamatan Pantai Labu, Deli Serdang, ditangkap otoritas Malaysia, Minggu (3/10/2021). Para nelayan pencari ikan ditangkap karena diduga memasuki wilayah laut Malaysia.
Kesepuluh nelayan ialah Muhammad Ali Hatari (19) Abdulah Sani (25) Agus Syahputra (25), Robi Hermanwan Silalahi (25) dan Juma (27).
Kemudian, Agus Salim (25), Muhammad Ali Topan (19), Agus Tami Tanjung (47), Rizky Alamsyah (21) dan Aldi (17).
Baca Juga: Serem! Kafe Ini Berikan Layanan Suasana Horor, Boneka Hantu Bergelantungan
Berita Terkait
-
Menantikan 20 Tahun, Nelayan Bantul Sumringah Akhirnya Dapat Surat Pas Kecil
-
Puluhan Nelayan di Bantul Mendapat Pas Kecil, Apa Itu?
-
Tiga Nelayan Ditangkap Malaysia Dipulangkan ke Indonesia
-
Lewati Batas Negara, 10 Nelayan Asal Sumut Ditangkap Otoritas Malaysia
-
Diduga Gunakan Bom Ikan, 4 Nelayan Ditangkap
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Jangan Anggap Aman! Vape Ternyata Punya Risiko Serius bagi Kesehatan
-
Empat Orang Ditangkap Terkait Dugaan Fasilitasi Jarimah Zina Online di Aceh Barat
-
Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor
-
Pecatan TNI Gadaikan 13 Mobil Rental di Dairi untuk Berjudi, Modus Kampanye Pilkades
-
Driver Taksi Online Dirampok Lalu Jasadnya Dibuang ke Asahan, 2 Pelaku Ditangkap dan Ditembak