SuaraSumut.id - Massa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Rakyat (Gerak) tutup PT TPL menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Sumut.
Mereka meminta pemerintah segera menghentikan operasional Toba Pulp Lestari (PT TPL) dan mencabut ijin konsensi di tano Batak.
Pimpinan aksi, Abdul Halim Sembiring mengaku, aksi yang digelar serentak di seluruh indonesia, terdiri dari masyarakat adat, mahasiswa dan komunitas batak lainnya.
Selain merusak lingkungan, kata Abdul Halim, TPL sering menimbulkan kegaduhan dan kriminalisasi di masyarakat adat.
"Seringkali terjadi konflik, provokasi dan adu domba sesama masyarakat adat yang dilakukan TPL, bahkan banyak masyarakat adat yang menjadi korban kekerasan hingga memakan korban jiwa," katanya, melansir digtara.com--jaringan suara.com, Rabu (24/11/2021).
Sejak berdirinya perusahaan itu mengakibatkan kehidupan masyarakat adat semakin terpuruk dan terpecah belah.
Untuk itu, mereka meminta pemerintah Provinsi Sumut agar hentikan operasional TPL serta mencabut izinnya.
"Wujudkan reforma agraria sejati, lindungi kemenyan sebagai tumbuhan endemik, hentikan kriminalisasi kepada masyarakat adat, selamatkan tano batak dari perusahaan yang merusak lingkungan," tukasnya.
Baca Juga: Kisah Dewan Samarinda yang Ikut Kehujanan Bareng Ganjar Pranowo di Sirkuit Mandalika
Berita Terkait
-
Geruduk Kantor Luhut, Masyarakat Tano Batak Tagih Janji Jokowi Tutup PT TPL
-
Gerakan Tutup TPL, Masyarakat Adat Tano Batak Geruduk Kantor Luhut
-
Aliansi Gerakan Rakyat Desak Presiden Jokowi Segera Tutup TPL
-
Aliansi Gerakan Rakyat Tutup TPL: Kami Tidak Mau Janji Manis Saja
-
Tersedia Perluasan TPL Asuransi Mobil, Ini Tips Agar Klaim Diterima
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- Bukan Sekadar Wacana, Bupati Bogor Siapkan Anggaran Pembebasan Jalur Khusus Tambang Tahun Ini
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
Jaga Konektivitas Warga di Huntara, Telkomsel Perkuat Akses Internet
-
Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Sepeda Motor di Meulaboh, Dua Unit Kendaraan Diamankan
-
Link DANA Kaget Gratis Siang Ini Gacor Habis, Sikat Sebelum Kehabisan
-
Gempa Dangkal Guncang Bener Meriah Aceh
-
Permainan Domino Dilarang di Aceh Barat