SuaraSumut.id - Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah meminta dukungan pemerintah pusat tarkait perkembangan berbagai sektor di Danau Toba.
Ia meminta melengkapi fasilitas mulai rumah sakit, infrastruktur jalan. Selain itu, mendorong adanya event bertaraf internasional yang saat ini sudah mulai dilakukan, di antaranya Danau Toba Rally 2021.
"Danau Toba magnetnya sudah ada, jika ditambah event lagi pasti bisa menarik wisatawan lebih banyak. Saat ini kami sudah mulai, pada 11-12 ada Danau Toba Rally," katanya, melansir medanheadlines.com, Kamis (2/12/2021).
Sementara itu, untuk keberadaan Keramba Jaring Apung (KJA) yang dahulu mencapai 15.732 KJA kini hanya tinggal 9.022 KJA lagi.
"Pemerintah terus berusaha mengatur KJA tersebut demi keseimbangan ekosistem dan kualitas air Danau Toba," katanya.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, saat ini sudah ada platform untuk memantau pengembangan lima DPSP. Platform ini akan membantu pemerintah dalam mempercepat pengembangan lima DPSP.
"Kami sudah membuat satu platform di mana kita bisa mengevaluasi setiap progres project yang dibuat di tempat masing-masing," kata Luhut.
Berita Terkait
-
Waspadai Varian Omicron, Edy Rahmayadi Tutup dan Awasi Jalur Masuk Ilegal Sumut
-
Modus Lowongan Kerja, Pria di Sumut Rampok dan Paksa Wanita Buka Baju
-
Mayat Tanpa Kepala dan Kaki Ditemukan di Samosir Sumut
-
Soal Warga Dairi Sumut Dikirimi Peti Mati, Polisi Lakukan Penyelidikan
-
Tiga Narapidana Bandar Narkoba Asal Sumut Diterbangkan ke Lapas Nusakambangan
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme
-
Imigrasi Sumut Sosialisasikan Rancangan Aksi Perubahan Simpel DBI
-
Effendi Simbolon Soroti Beasiswa LPDP dan KIP Kuliah, Minta Mahasiswa PTS Diperhatikan
-
Puluhan Santri Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus saat Acara HSN Pemkab Deli Serdang
-
UHN Bidik Investasi Rp1 Triliun untuk Smart Campus dan Rumah Sakit