SuaraSumut.id - Normalisasi Sungai Belutu dan Padang dibutuhkan anggaran hingga Rp 700 miliar. Normalisasi dilakukan sebagai upaya penanganan banjir di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) dan Tebing Tinggi.
Demikian dikatakan Kepala BWSS II Maman Noprayamin saat rapat bersama Komisi D DPRD Sumut, melansir Antara, Rabu (8/12/2021).
"Kami butuh kolaborasi dan kerjasama dengan stakeholder utamanya DPRD Sumut untuk mendorong dan mendukung agar anggaran yang kami usulkan ke pak menteri dan ke DPR RI ini dapat disetujui. Dibutuhkan Rp700 miliar untuk penanganan kontruksi kedua sungai tersebut," katanya.
Maman menyampaikan permohonan maaf karena sempat tidak hadir pada rapat sebelumnya. Menurut Maman, ini bukan karena disengaja, tapi karena ada tugas lain terkait banjir yang harus ditangani.
Sudah hampir sebulan rumah warga di Tebing Tinggi dan Sergai terendam banjir. Diakuinya kedua sungai yang disampaikan BWSS II perlu segera dinormalisasi.
Menyahuti hal tersebut, Komisi D DPRD Sumut akan mendukung upaya BWSS II dalam penanganan banjir ini.
"Untuk kepentingan rakyat, kami siap. Kami akan dorong dan dukung ke pak menteri supaya anggaran penanganan banjir ini diprioritaskan", kata anggota Komisi D DPRD Sumut Delpin.
Berita Terkait
-
Ida F-PDIP: Normalisasi Sungai Paling Efektif Kendalikan Banjir, di Pesisir Utara Tanggul
-
Normalisasi Sungai Era Anies Mandek, Gerindra: Kalau Ahok Main Gusur, Pakai Cara Kekerasan
-
Atasi Banjir Tebing Tinggi, Edy Rahmayadi Minta Normalisasi Sungai Padang
-
Wagub Riza Sebut Pemprov DKI Upayakan Normalisasi Sungai Berlanjut
-
PDIP Dorong Anies Kerjakan Proyek Normalisasi Sungai di Sisa Masa Jabatan
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Puluhan Korban Bencana Sumut Belum Ditemukan, 126 Orang Luka-luka
-
Rumah Korban Banjir Pidie Jaya Masih Tertimbun Lumpur, Ini Harapan Warga
-
Korban Meninggal Bencana Sumut Tembus 374 Orang, Terbanyak di Tapanuli Tengah!
-
Hyundai Creta Alpha Resmi Meluncur, Segini Harganya
-
Viral Pria Bersenjata Tajam di Labuhanbatu Selatan Sandera Wanita Renta, Pelaku Ditangkap