SuaraSumut.id - Kamar warga negara asing (WNA) asal Inggris yang terindikasi Covid-19 tak dijual selama tiga hari ke depan. Hal itu dilakukan guna kenyamanan tamu sekaligus mensterilkan penyebaran virus.
Demikian dikatakan General Manager Hotel Horison Sky Bandara Kualanamu Endrizal, melansir Antara, Jumat (7/1/2022).
"Kami tidak menjual kamar itu selama tiga hari untuk dilakukan treatment sampai benar-benar dipastikan steril," katanya.
Ia mengatakan, warga Inggris itu merupakan crew pesawat dari PT Jasa Angkasa Semesta.
Ia bersama empat rekan lainnya menginap di kamar 251 pada Senin 3 Januari 2022. Pada Selasa manejemen melakukan tes terhadap kelima tamu tersebut.
"Hasil dari pemeriksaan empat orang negatif. Sementara warga Inggris dinyatakan positif Covid-19. Kita langsung melakukan koordinasi dengan pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). Setelah itu bersangkutan dibawa isolasi ke Medan," jelasnya.
Seluruh staf hotel langsung melakukan tes PCR di Kantor Kesehatan Pelabuhan.
"Dari hasil pemeriksaan, seluruh staf dinyatakan negatif," tukasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
Terkini
-
Hyundai Creta Alpha Resmi Meluncur, Segini Harganya
-
Viral Pria Bersenjata Tajam di Labuhanbatu Selatan Sandera Wanita Renta, Pelaku Ditangkap
-
Daftar Desa dan Dusun di Aceh yang Hilang Akibat Bencana
-
59.365 Meter Jaringan Irigasi di Kabupaten Aceh Timur Rusak Akibat Bencana
-
Kurikulum Darurat KBM Diterapkan di Aceh Timur Pascabencana