SuaraSumut.id - Bobby Nasution menginstruksikan kepada seluruh kecamatan untuk mengaktifkan kembali Satgas Covid-19. Hal ini sebagai bentuk antisipasi awal agar tidak terjadi lonjakan kasus penyebaran Covid-19 di Kota Medan.
Selain itu, Bobby juga meminta kecamatan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro dengan memperhatikan jam operasional dan jumlah kapasitas suatu tempat.
Bobby mengatakan, peningkatan kasus Covid-19 harus secepatnya diatasi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dengan mengajak masyarakat disiplin melaksanakan protokol kesehatan (prokes), namun tidak sampai mengganggu perekonomian.
Penggunaan aplikasi PeduliLindungi juga harus dilakukan dengan sangat ketat. Melalui penggunaan aplikasi ini dapat dipastikan apakah suatu tempat publik telah melanggar prokes atau tidak.
"Satpol PP bersama Satgas Covid-19 di kewilayahan dapat mengecek tempat publik guna memastikan apakah sudah melebihi daya tampung atau tidak," kata Bobby, Kamis (27/1/2022).
Bobby mengingatkan, kewilayahan harus paham titik-titik mana saja yang menjadi potensi penyebaran Covid-19, sehingga perlu diantisipasi dengan baik.
"Tempat-tempat ramai harus diantisipasi. Mulai hari ini, jam operasional harus benar ditegakkan. Tim Satgas kecamatan dan kota bersama-sama keliling untuk memantau jam operasional tempat-tempat keramaian," ujarnya.
Bobby juga minta agar tempat isolasi terpusat (isoter) diaktifkan kembali guna menampung masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19. Masyarakat yang terkonfirmasi positif tidak diperbolehkan melakukan isolasi mandiri di rumah.
"Pasien dan keluarga yang masuk dalam pantauan akan diberikan makanan tiga kali sehari,” ungkapnya.
Baca Juga: Bhayangkara FC Diunggulkan, Paul Munster Enggan Remehkan Persik Kediri
Jika ada perkantoran yang penyebaran Covid-19 tinggi, diminta untuk menghentikan sementara operasionalnya kalau yang tidak kritikal. Persentase Work From Office (WFO) harus tetap dipantau.
"Saat ini hanya boleh 75 persen yang WFO. Saya minta agar betul-betul diperhatikan jadwalnya,” tegasnya.
Kepada Dinas Kesehatan Kota Medan, Bobby meminta agar mengingatkan rumah sakit yang ada tetap menyiapkan tempat tidur untuk pasien Covid-19. Juga memastikan ketersediaan obat-obatan dan tabung oksigen
"Seluruh rumah sakit diwajibkan selalu melaporkan ketersediaan oksigen melalui aplikasi yang telah tersedia," tukasnya.
Berita Terkait
-
Penambahan 30 Kasus Covid-19 di Kaltim Hari Ini, Terbanyak Pasien Non-PPLN
-
Jangan Ditunda-tunda, IDAI Tegaskan Lagi Pentingnya Vaksinasi COVID-19 untuk Anak: Cegah Jadi Penular Aktif
-
Kabar Buruk, 4 Siswa di Paser Terjangkit Covid-19, PTM di Februari Terancam Batal, Kepala Disdikbud M Yunus Membenarkan
-
Wali Kota Bobby Nasution Cek Ada Parkir Manual di Lokasi e-Parking: Salah Dishub!
-
Wali Kota Bobby Nasution Sesalkan Suntik Vaksin Kosong ke Anak SD di Medan
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
Terkini
-
Mau Beli Mobil Bekas Murah 3 Baris? Ini 4 Pilihan Paling Masuk Akal
-
Lupa Ganti Oli? Ini 3 Mobil Listrik Bekas yang Layak Dibeli Tahun 2026
-
BRI Sambut Hari Kartini dengan Srikandi Pertiwi, Perempuan Berdaya
-
PSMS Medan Gagal Promosi ke Liga 1, Presiden Klub Minta Maaf
-
Daftar 10 Wanita Paling Berpengaruh di Dunia Kripto 2026, Ini Sosoknya