SuaraSumut.id - Polda Sumut menjadwalkan memanggil Ikatan Dokter Indonesia (IDI) terkait kasus dugaan penyuntikan vaksin kosong ke siswi SD di Medan yang dilakukan oleh dokter G.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, pemanggilan dilakukan guna dimintai keterangan terkait kasus itu.
Kekinian sudah empat orang tenaga kesehatan (nakes), termasuk dokter G yang dipanggil untuk dimintai keterangan.
"Sudah empat nakes yang dimintai keterangan," katanya, melansir Antara, Jumat (28/1/2022).
Sementara itu, Sekretaris IDI Cabang Medan dr Ery Suhaimi mengatakan, pihaknya sudah melakukan investigasi terkait kasus tersebut.
Namun demikian, untuk sidang etik terhadap dokter G memang belum dilakukan. Pasalnya, masih mengumpulkan informasi dari berbagai pihak guna diserahkan kepada Majelis Kode Etik Kedokteran (MKEK).
"Sebetulnya sejak berita itu muncul, IDI sudah mulai mengumpulkan para pihak terkait," ujarnya.
Dalam kasus ini, kata Ery, organisasi profesi tentu hanya melihat dari segi etiknya saja karena untuk ranah pidana ada pada kepolisian.
"Karena belum tentu yang bersangkutan bersalah, seperti yang divonis di masyarakat. Jadi nanti MKEK yang akan meneruskan secara organisasi bagaimana keputusannya," tukasnya.
Berita Terkait
-
Kasus Dugaan Suntik Vaksin Kosong di Medan, Majelis Kode Etik Kedokteran Diminta Turun Tangan
-
Bantah Suntik Vaksin Kosong ke Anak SD, Dokter di Medan Ambil Langkah Hukum
-
Polisi Periksa Sejumlah Saksi Kasus Suntik Vaksin Kosong ke Anak SD di Medan
-
Dokter Viral Bantah Suntikkan Vaksin Kosong ke Anak SD di Medan
-
Nakes Penyuntik Vaksin Kosong di Medan Minta Maaf
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
2 Remaja Hanyut Saat Mandi di Sungai Tadukan Deli Serdang Ditemukan Tewas
-
Mobil Listrik Diduga Picu Kecelakaan Beruntun di Medan, 3 Orang Terluka
-
2 Anggota Geng Motor Ditangkap Edarkan Ekstasi di Deli Serdang
-
Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme
-
Imigrasi Sumut Sosialisasikan Rancangan Aksi Perubahan Simpel DBI