SuaraSumut.id - Polsek Medan Helvetia menerima laporan kasus pembacokan yang dialami dua orang remaja di Jalan Kapten Sumarsono Medan Helvetia.
Dari pemeriksaan didapati kalau kasus pembacokan bukan bermotif begal, melainkan tawuran kelompok pemuda.
"Dari pemeriksaan korban dibacok karena dianiaya saat tawuran," kata Kapolsek Medan Helvetia Kompol Heri E Sihombing kepada wartawan, Jumat (4/2/2022).
Ia mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku penganiayaan tersebut.
"Kasusnya masih kita selidiki," tandasnya.
Diberitakan, dua remaja kritis setelah menjadi korban pembacokan di Jalan Kapten Sumarsono Kecamatan Medan Helvetia, Sabtu (29/1/2022) kemarin.
Korban Indrajit Dermawan (17) mengalami luka bacok di bagian kepala, menjalani perawatan di Rumah Sakit Bunda Thamrin.
Sedangkan temannya Adi kini menjalani perawatan di Rumah Sakit USU Jalan dr Mansyur Medan.
"Mereka berboncengan hendak kembali ke rumah setelah nongkrong bersama teman-temannya, dua-duanya kritis kena bacok," kata Sabariyah nenek Indrajit kepada SuaraSumut.id, Kamis (3/2/2022) siang.
Usai nongkrong hingga dinihari, korban bersama teman-temannya lalu pulang bersama-sama naik sepeda motor. Korban dan temannya tancap gas mendahului rombongan temannya yang lain.
"Korban berada di depan, mereka ada 4 kereta gitu pulang," kata sang Nenek.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Pilu Biaya Pengobatan Korban Begal di Medan Tidak Tercover, Begini Penjelasan BPJS
-
Sadis! Dua Remaja Kritis Kena Bacok Begal di Medan, Begini Kronologinya
-
Eks Cleaning Service Bacok HRD, Dirut PD Pasar Kabupaten Tangerang Viral Pamer Uang
-
Gegara Status WhatsApp Makan Keringat Teman, Sopir Tersinggung hingga Bacok Kepala Teman
-
Mengenal Katak Bhizer, Ketua Geng Tawuran Sekolah Kebal Bacok yang Kini Insaf
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Puluhan Santri Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus saat Acara HSN Pemkab Deli Serdang
-
UHN Bidik Investasi Rp1 Triliun untuk Smart Campus dan Rumah Sakit
-
Ribuan Talenta Muda Berpeluang Bangun Karier Lewat Program Magang Nasional BRI
-
Dari Diskon MCU hingga Genomics, Intip Keuntungan Healthcare Privilege BRI dan Prodia
-
Sedekah Energi Tenaga Surya untuk Sumatera Utara, Kolaborasi Al Washliyah-Green Justice Indonesia