SuaraSumut.id - Penggerebekan Ladang ganja di Desa Huta Tua, Panyabungan Timur, Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, mendapat perlawanan.
Polisi yang melakukan penggerebekan diadang warga. Selain itu, tiga unit motor dibakar oleh orang tak dikenal.
Kapolres Mandailing Natal AKBP Reza Chairul Akbar mengatakan, para pelaku diduga komplotan bandar ganja yang membakar motor motor kabur ke hutan.
"Tim naik ke atas, menitipkan motor di bawah. Saat turun tim mendapati motor sudah dipereteli dan dibakar," katanya, melansir digtara.com--jaringan suara.com, Minggu (20/2/2022).
Meski sempat mendapatkan perlawanan, namun petugas mengungkap keberadaan ladang ganja milik SR dengan luas dua hektare.
Petugas menemukan sekira 10.000 tanaman ganja siap panen. Sementara pembakar motor polisi masih dalam pengejaran.
"Masih dalam penyelidikan. Diduga bagian dari kelompok yang melakukan penanaman tanaman ganja itu," tukasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Tumbangkan Banda Aceh, SKO Riau Wakili Northern Sumatra di Grand Final AXIS Nation Cup 2026
-
Bubur Cirebon Tembus Taipei, Kisah Tati Purwanti Bertumbuh Bersama BRI
-
Mazda Hadirkan The All-New CX-5 Kuro Edition di Medan
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Strombolian, Status Level III Masih Berlaku
-
Brigadir Iman Dijatuhi Demosi 5 Tahun, Eks Istri Tewas karena Luka Tembak