SuaraSumut.id - Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menggeruduk kantor Kemenag Kota Lhokseumawe dan gedung DPRK Lhokseumawe, Selasa (1/3/2022).
Dalam aksinya mereka mendesak Presiden Jokowi untuk mengevaluasi kinerja Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
"Kami menyesali ucapan Menteri Agama membandingkan pengeras suara azan di masjid dengan gonggongan anjing. Kami minta Presiden segera mengevaluasi dan mencopot Menteri Agama," kata koodrinator aksi Mucsalmina, melansir Antara.
Ia mengatakan, analogi diucapkan Yaqut soal suara adzan dan dibandingkan dengan gonggongan anjing bukanlah hal mudah untuk dimaafkan.
"Pernyataan itu bertentangan dengan konstitusi negara dan hak primer warga negara untuk merasakan kebebasan, kenyamanan serta ketentraman cara beragama," katanya.
Mereka juga menyayangkan dukungan yang disampaikan Kakanwil Kemenag Aceh yang secara terang-terangan tidak menghargai kearifan lokal bumi Serambi Mekah Aceh.
Dukungan itu secara jelas sudah mengangkangi syariat Islam yang merupakan perintah Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang pemerintahan Aceh
"Dukungan Kakanwil Kemenag Aceh sudah melukai masyarakat Aceh yang selama ini sangat menjunjung tinggi toleransi beragama. Oleh sebab itu kami meminta Kakanwil Kemenag Aceh segera dicopot dari jabatannya," katanya.
Pihaknya meminta Jokowi mencabut surat edaran tentang penggunaan pangeras suara di masjid karena tidak sesuai dengan prinsip Islam dan bersifat inkonstitusional.
Ketua DPRK Lhokseumawe Ismail A Manaf mengatakan, pihaknya mendukung apa yang menjadi tuntutan massa.
"Pada dasarnya DPRK Lhokseumawe sangat menyayangi pernyataan Menteri Agama menyakiti umat Islam yang merupakan agama mayoritas di Indonesia," tukasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Habib Rizieq Serukan Demo Berjilid-jilid Protes Menteri Agama soal Adzan dan Gonggongan Anjing
-
Menteri Agama Keluarkan Aturan Pengeras Suara di Masjid, Ini Langkah DMI Solo
-
Emak-emak Unjuk Rasa Kecam Menteri Agama: Jangan Pecah Belah Agama Islam Dengan Agama Lain
-
SE Menteri Agama Bikin Geger, Pengurus Masjid di Kota Semarang Buka Suara Soal Pengeras Suara
-
Bandingkan Suara Azan dengan Gonggongan Anjing, Ulama NTB Minta Jokowi Tegur Menteri Agama
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
-
Harga Kripto Naik Turun, COIN Pilih Parkir Dana IPO Rp220 Miliar di Deposito dan Giro
-
Prabowo Cabut Izin Toba Pulp Lestari, INRU Pasrah dan di Ambang Ketidakpastian
-
Guncangan di Grup Astra: Izin Tambang Martabe Dicabut Prabowo, Saham UNTR Terjun Bebas 14%!
-
Emas dan Perak Meroket Ekstrem, Analis Prediksi Tren Bullish Paling Agresif Abad Ini
Terkini
-
Indosat Hadirkan AIvolusi5G yang Kini Mencakup Lebih dari 340 Site Kota Medan
-
Telkomsel Lanjutkan Kebijakan Penyesuaian Biaya Berlangganan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
-
Ansor Medan Apresiasi Gebrakan Menkomdigi Meutya Hafid Tekan Transaksi Judol hingga 57 Persen
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini
-
PSMS Medan Bawa 23 Pemain ke Aceh untuk Curi Poin dari Persiraja