SuaraSumut.id - Seorang honorer Satpol PP di Kabupaten Mandailint Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut), terpaksa mendekam di jeruji sel tahanan Polres Madina. Pria tersebut diringkus lantaran diduga menjadi bandar narkoba jenis sabu-sabu.
Kasat narkoba Polres Madina AKP Irwan mengatakan, oknum Satpol PP itu berinisial ASN (26) warga Desa Lumban Dolok, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal.
"Yang bersangkutan diamankan dari rumahnya Kamis dini hari. Dari tangannya disita 1,15 gram sabu siap edar dalam tiga plastik klip," ungkap AKP Irwan dikonfirmasi Jumat (25/3/2022).
Penangkapan terhadap pelaku, dilakukan setelah banyaknya laporan masyarakat terkait maraknya peredaran narkoba. Saat akan dilakukan penangkapan, pelaku ini pun sempat akan kabur.
Bahkan, personel Satnarkoba Polres Madina sempat mendapatkan perlawanan oleh tiga orang tak dikenal saat akan menangkap pelaku. Diduga ketiga orang itu adalah kerabat dari pelaku.
"Ada tiga personel yang terluka akibat dipukul benda tumpul. Pada saat hendak dibawa ke mobil ada perlawanan yang diduga keluarga dari pelaku dan terjadi aksi pemukulan terhadap anggota satuan narkoba," bebernya.
"Personel kami pun mengalami luka dan memar pada bagian kepala masing masing anggota personil sat narkoba dan sedang menjalani perawatan," imbuh Irwan.
Ketiga personel itu pun harus menjalani perawatan di rumah sakit penyabungan. Sementara itu bandar narkoba yang telah diringkus langsung diboyong ke Mapolres Madina untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
"Tiga anggota sempat dibawa ke rumah sakit namun kondisinya sudah membaik. Kita akan selidik lebih lanjut," pungkas AKP Irwan.
Baca Juga: Remaja di Binjai Sumut Diduga Dijebak Narkoba, Begini Kata Polisi
Kontributor : Budi warsito
Berita Terkait
-
Viral Video Truk Tangki BBM 'Kencing' di Jalan, Pihak Pertamina Bereaksi
-
Pemprov Sumut Tunggu Usulan Tentang Pengangkatan Susanti Jadi Wali Kota Pematangsiantar
-
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi Larang Kendaraan Dinas Pakai Solar Bersubsidi
-
Kecelakaan Maut Ambulans Kontra Truk di Batubara, Perawat Tewas
-
Wakil Gubernur Musa Rajekshah: Sumut Harus Berprestasi di PON 2024
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
TNI AL Gerebek Pesta Sabu di Tengah Laut, 6 Awak Kapal Ikan Ditangkap
-
Gara-gara Baju Ketat! 46 Warga Aceh Barat Terjaring Razia, Langgar Aturan Busana Syariat
-
Dua Pelaku Zina Dicambuk 100 Kali di Depan Publik, Aceh Barat Kirim Pesan Tegas Penegakan Syariat
-
6 Fakta Pabrik Vape Narkoba 'Labubu' di Medan yang Dikendalikan WNA Singapura
-
Layanan Perumda Tirtanadi Lumpuh, LAPK Sumut: Jangan Jadikan Listrik Sebagai Alasan