SuaraSumut.id - Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) menyerang ribuan sapi di Aceh Tamiang. Penyakit itu menyebar ke 10 kecamatan.
Demikian dikatakan Kepala Distanbunak Aceh Tamiang, Safuan, melansir Antara, Selasa (10/5/2022).
"Datanya ada ribuan ekor sapi milik masyarakat di 10 kecamatan diserang wabah PMK. Dampak dari penyakit ini rata-rata sapi mengalami gejala demam tinggi, mulut mengeluarkan air seperti bui, tidak mau makan hingga kuku terkelupas," katanya.
Ia mengatakan, sejauh ini ada 13 ekor sapi yang dilaporkan mati. Berdasarkan hasil uji laboratorium, kata Safuan, kematian sapi-sapi itu karena wabah penyakit mulut dan kuku.
"Sapi yang tersebar di 10 kecamatan mengalami kondisi serupa. Dari 12 kecamatan hanya dua kecamatan yang belum kami data, yaitu Tenggulun dan Tamiang Hulu. Bisa jadi jumlah sapi yang terjangkit PMK akan bertambah," katanya.
Salah seorang peternak sapi, Safruddin mengaku, ada 19 ekor sapi serentak terkena PMK dengan ciri-ciri lunglai dan berjalan pincang. Awal gejala itu muncul diketahuinya menjelang lebaran Idul Fitri 1443 H.
"Sebelum lebaran kami sudah melihat ternak sapi kami mulai mengalami keanehan, mulut keluar liur banyak dan tidak doyan rumput. Kakinya tiba-tiba pincang tidak bisa bangun," kata Safruddin.
Khawatir dengan sapi-sapi yang akan mati, Safruddin segera memanggil mantri ternak minta dilakukan penyuntikan. Saat itu kondisi lembu sudah terbaring dan kuku kakinya mau copot.
Baca Juga: Jumlah Klik Berita Menurun, Meta Kurangi Pemberian Dana ke Organisasi Berita
Berita Terkait
-
Lebaran Usai, Harga Daging Sapi dan Minyak Goreng di Cimahi Terpantau Masih Mahal, Omset Pedagang Turun
-
Punya Ibu Penggemar Sapi, Gadis Ini Pamer Seluruh Sudut Rumah Dicat dengan Motif Sapi
-
Panik Wabah Penyakit Mulut dan Kaki Melanda, Peternak Sapi di Mojokerto Jual Rugi Sapi Hingga Rp7 Juta
-
Semarak Tradisi Lebaran Sapi di Lereng Gunung Merapi
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Pria di Medan Ditemukan Tewas dalam Gorong-gorong, Diduga Hendak Curi Kabel
-
Eks Wali Kota Sibolga Resmi Ditahan di Kasus Korupsi Pasar Ikan Modern
-
Cara Memilih Powerbank yang Bagus dan Baik 2026, Jangan Asal Lihat Kapasitas!
-
Gerindra Klaim Polisi yang Tangkap Kadernya di Jatim Dimutasi karena Diduga Minta Uang
-
Komplotan Pencuri Motor Modus Tabrak Adik Ditangkap, Beraksi di 50 TKP Sumut