SuaraSumut.id - Seorang bocah disabilitas asal Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut), mengirimkan surat ke Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Bocah bernama Rahmatullah yang masih duduk di bangku kelas 5 SD ini mengirimkan surat dengan isi pesan yang sangat menyentuh.
Betapa tidak, dengan keterbatasan fisiknya sejak lahir, ia tetap semangat mengenyam pendidikan menjadi orang yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat dan negara. Surat itu kemudian diunggah oleh akun Instagram @humaspolreslangkat, pada Selasa (7/6/2022) kemarin.
Dilihat SuaraSumut.id, Rahmatullah menuliskan surat pada 5 Juni 2022. Dalam video terlihat bocah itu sedang serius belajar menulis menggunakan mulutnya.
"Pak Kapolri apa kabar? Semoga Bapak selalu dalam lindungan Allah Tuhan yang maha esa. Perkenalkan nama saya Rahmatullah kelas 5 SD di Langkat Sumatera Utara," tulis Rahmatullah.
Dirinya mengaku memiliki cita-cita besar menjadi Polri. Namun apa daya keterbatasan fisik memupuskan cita-citanya menjadi abdi Negara.
"Langsung saja ya Pak, cita-cita saya ingin menjadi Polisi seperti Bapak. Tapi kondisi fisik saya yang tidak seperti manusia normal untuk bisa menjadi seorang abdi Negara," harapnya.
Namun demikian, Rahmatullah tetap semangat untuk menuntut ilmu. Semangatnya ini sungguh menginspirasi.
"Tapi saya tetap semangat bersekolah mengaji untuk bisa membanggakan orang tua saya," tulisnya.
Rahmatullah juga mengaku kagum dengan sosok Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, yang disebutnya suka membantu orang lain.
"Saya juga kagum dengan bapak Kapolri yang suka membantu orang orang seperti saya. Sering lihat bapak di tiktok membantu orang lain," ujarnya dalam surat.
Untuk itu, ia berharap perhatian dari Kapolri untuk dapat membantunya. Rahmatullah meminta becak (alat transportasi) yang dapat digunakan untuk membantunya pergi sekolah dan juga perekonomian keluarganya.
"Saya juga mau pak, boleh engga pak saya minta becak karna saya tidak mempunyai kedua tangan dan kedua kaki. Becak itu bisa untuk buat pergi ke sekolah, pergi mengaji dan membantu orang tua," tulisnya.
"Saya juga mau minta ke Pak Kapolri untuk membantu pendidikan saya. Ayah saya berkerja mencari ikan, kadang ayah saya pulang tidak membawa ikan untuk dijual. Semoga Pak Kapolri membanca surat saya. Terima kasih sebelumnya pak," sambungnya.
Kasi Humas Polres Langkat AKP Joko Supeno dikonfirmasi SuaraSumut.id, membenarkan jika bocah yang mengirimkan surat ke Kapolri merupakan warga Langkat.
"Benar, anak tersebut tinggal di Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat," ujarnya.
Berita Terkait
-
Dewas KPK Sebut Sudah Terima Surat Balasan Dirut Pertamina Nicke Soal Tiket MotoGP Lili Pintauli Siregar
-
Ngaku Belum Dapat Surat Pemecatan, M Taufik: Kalau Saya Dipecat Suratnya dari DPP, Bukan dari Majelis Kehormatan
-
Sopir Pikap Tantang Duel Polisi, Rampas Surat Tilang dan STNK Lalu Kabur
-
7 Potret Wisuda Arka, Anak Anjasmara dan Dian Nitami yang Ungkap Rasa Terima Kasih Melalui Sepucuk Surat dan Cokelat
-
Surat Izin Keramaian: Persyaratan, Cara Mendapatkan dan Jenisnya
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
Terkini
-
Audiensi dengan Gubernur Bobby Nasution, Imigrasi Bahas Penanganan Pengungsi hingga Pengelolaan Aset
-
Imigrasi Sumut Kukuhkan Forkopdensi, Benteng Baru Kedaulatan Negara
-
Jangan Sampai Haji Anda Rusak! Ini 10 Larangan Selama di Tanah Suci yang Harus Dipahami
-
Tragedi Dini Hari di Aceh Timur: Dua Warga Kampar Tewas Usai Motor Dihantam Ford Everest
-
'Sini Tasmu, Kutikam Kau', Teror Begal Angkot di Medan Berakhir Penangkapan, Rekannya Buron