- Dua warga asal Kampar tewas usai sepeda motornya tertabrak mobil Ford Everest di Peureulak Barat, Aceh Timur.
- Kecelakaan maut tersebut terjadi pada Rabu, 22 April 2026 sekitar pukul 03.30 WIB dini hari tadi.
- Satlantas Polres Aceh Timur sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kecelakaan dan mengevakuasi korban meninggal.
SuaraSumut.id - Dua warga asal Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, meninggal dunia secara tragis setelah sepeda motor yang mereka tumpangi ditabrak mobil Ford Everest di kawasan Peureulak Barat, Kabupaten Aceh Timur.
Peristiwa nahas itu terjadi pada Rabu, 22 April 2026 sekitar pukul 03.30 WIB dan langsung merenggut dua nyawa di lokasi kejadian.
Kasat Lantas Polres Aceh Timur AKP Aditya Hadmanto di Aceh Timur, Rabu, mengatakan kedua korban masing-masing bernama Sukidi (59) yang merupakan karyawan BUMN dan Tarsiamah (56).
"Kedua korban meninggal di lokasi kejadian. Keduanya merupakan warga Desa Tandan Sari, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar, Riau," katanya, melansir Antara, Kamis, 23 April 2026.
Sementara, pengemudi mobil Ford Everest diketahui bernama Musliadi (45) warga Kota Banda Aceh dilaporkan tidak mengalami luka.
Peristiwa bermula saat mobil Ford Everest bernomor BL 1906 JA melaju dari arah Medan menuju Banda Aceh.
Sedangkan sepeda motor Honda Vario dari arah jalan Ranto Peureulak menuju ke jalan Gampong Beusa.
Saat tiba di lokasi kejadian, pengendara motor diduga hendak menyeberang ke jalan. Saat bersamaan mobil sudah berada dalam jarak dekat sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.
"Benturan keras menyebabkan pengendara dan penumpang sepeda motor terpental ke badan jalan dan meninggal dunia di tempat kejadian," katanya.
Petugas yang mendapat lapaorna turun ke lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan arus lalu lintas, mengevakuasi korban, serta berkoordinasi dengan Unit Laka Satlantas Polres Aceh Timur.
Jenazah kedua korban kemudian dibawa menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak untuk penanganan lebih lanjut.
Pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa saksi-saksi dan mengamankan kendaraan yang terlibat.
"Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kecepatan kendaraan, dan memastikan situasi aman sebelum menyeberang atau memasuki jalan utama," katanya.
Berita Terkait
-
6 Minggu 'Menghilang', Kemana Mojtaba Khamenei?
-
Baku Tembak di Papua Tewaskan 12 Warga Sipil, DPR Desak Pemerintah Bentuk Tim Investigasi
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Tingkat Kecelakaan Roda Dua Tinggi, Mitra Driver Kini Diberi Asuransi Gratis
-
Lansia Tewas Tertabrak KRL di Rawa Buaya Jakarta Barat, Identitas Masih Misteri
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
Terkini
-
'Sini Tasmu, Kutikam Kau', Teror Begal Angkot di Medan Berakhir Penangkapan, Rekannya Buron
-
BGN Ungkap Jenis Makanan yang Berisiko Bikin Keracunan
-
Bulog Sumut Pastikan Stok Beras Aman 4 Bulan
-
Sepatu Branded Cepat Rusak Saat Musim Hujan? Ini Cara Menyelamatkannya Sebelum Terlambat
-
3 Sepatu Running Lokal Nyaman dan Harga Lebih Terjangkau untuk Pelari Pemula