SuaraSumut.id - Satu keluarga di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara (Sumbar) dilaporkan keracunan setelah mengkonsumsi jamur kelapa sawit. Saat ini, korban keracunan tengah mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Inanta Kota Padangsidimpuan.
Informasi yang berhasil dihimpun Suarasumut.id, ketiga korban diketahui merupakan warga Desa Hapesong Baru, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel). Mereka adalah Ali Akbar (58), istrinya Eriani Siregar (46), dan anaknya MA (9).
"Keracunan usai menyantap jamur tanaman kelapa sawit pada Kamis 9 Juni 2022 siang. Jamur itu didapat dari kebun sawit milik korban," ujar Kapolres Tapsel AKBP Roman Smaradhana Elhaj melalui Kasie Humas Briptu Erlangga, Jumat (10/6/2022) malam.
Peristiwa itu, lanjutnya, berawal ketika Ali Akbar mengambil jamur sawit di kebunnya pada Rabu (8/6/2022). Kemudian, jamur itu diberikan ke istrinya agar disimpan ke dalam lemari es (kulkas).
Pada keesokan harinya, istri Ali Akbar mencampur jamur tersebut ke dalam masakan ikan gulai. Mereka sekeluarga pun menyantap ikan gulai campur jamur kelapa sawit itu.
"Usai memakan jamur tanaman kelapa sawit tersebut, ketiganya merasa pusing dan mual diikuti dengan muntah-muntah," terang Briptu Erlangga.
Merasa ada yang tidak beres, Ali Akbar menghubungi Bhabinkamtibmas Polsek Batang Toru, Polres Tapsel, Aipda Rahmat Hidayat Harahap. Mendapat laporan dari warganya, Aipda Rahmat langsung mendatangi kediaman Ali Akbar untuk mengecek makanan yang dikonsumsi
Korban pun dibawa dibawa ke Puskesmas Batang Toru, guna mendapat perawatan medis. Guna mendapatkan perawatan yang lebih intensif, para korban dibawa Rumah Sakit Inanta Kota Padangsidimpuan.
Belum diketahui secara pasti penyebab sebenarnya yang mengakibatkan ketiga korban keracunan. Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan.
Baca Juga: Indonesia Masters 2022: Atlet Malaysia yang Keracunan Dibawa ke Rumah Sakit
Kontributor : Budi warsito
Berita Terkait
-
Kecelakaan Mengerikan di Tapanuli Selatan, Satu Keluarga Naik Betor Diseruduk Truk, Satu Tewas
-
Puluhan Warga Tasikmalaya Diduga Alami Keracunan Makanan Usai Ikuti Acara Syukuran Pemberangkatan Haji
-
75 Warga Kampung Cimawate, Tasikmalaya Alami Demam dan Diare Panjang, Pihak Puskesmas: Korban Bisa Terus Bertambah
-
Demi Hemat Listrik, Banyak Anak Keracunan Makanan Gegara Kulkas Tidak Menyala
-
Keracunan Massal di Jombang, Diduga Akibat Hidangan Acara Tahlilan
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Layanan Pegadaian Hadir di Mandrehe Nias Barat
-
Indosat Hadirkan AIvolusi5G yang Kini Mencakup Lebih dari 340 Site Kota Medan
-
Telkomsel Lanjutkan Kebijakan Penyesuaian Biaya Berlangganan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
-
Ansor Medan Apresiasi Gebrakan Menkomdigi Meutya Hafid Tekan Transaksi Judol hingga 57 Persen
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini