SuaraSumut.id - Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengaku akan mengevaluasi kinerja para kepala sekolah setiap enam bulan sekali.
Hal tersebut dikatakan Edy usai melantik 344 kepala sekolah SMA, SMK, SLB se-Sumatera Utara, Selasa 5 Juli 2022.
"Saya sudah perintahkan ada perjanjian setiap enam bulan kalian saya evaluasi. Tak cocok anda jadi kepala sekolah saya ganti, saya butuh kualitas, karena masa depan Sumut ini tergantung sekali dengan anak anak didik anda," kata Edy melansir Medanheadlines.com--jaringan Suara.com, Rabu (6/7/2022).
Edy mengatakan, kepala sekolah merupakan cerminan sekolah. Untuk itu, kepala sekolah harus memberi teladan yang baik kepada anak didik dan tenaga pengajarnya.
"Murid ini perlu motivasi untuk belajar, contoh teladan itu kepala sekolah, pakaian dan sikapnya, itu kepala sekolah, jadi kalau saya mau lihat sekolahannya saya cukup lihat kepala sekolah," kata Edy.
Sebelum menjabat, kata Edy, kepala sekolah akan disekolahkan atau mendapat penataran terlebih dahulu. Tidak seperti masa lalu, kepala sekolah menjabat baru disekolahkan.
"Masa lalu, orang itu jadi kepala sekolah dulu baru disekolahkan, sekarang tes, selesai sekolah, baru ditempatkan jadi kepala sekolah, karena kalau dia dijadikan kepala sekolah baru disekolahkan," ujar Edy.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Sumut Lasro Marbun mengatakan, nantinya para kepala sekolah akan menjabarkan apa yang akan diperbuat.
"Kepala sekolah ini nanti mengisi kertas kosong, mereka akan menulis apa yang akan mereka perbuat, itu nanti kita akan uji," katanya.
Baca Juga: Gigi Kuning Mengganggu Penampilan? Simak Tips-Tips Berikut Untuk Memutihkan Gigi Secara Alami
Berita Terkait
-
Jokowi Tiba di Medan, Edy Rahmayadi: Kedatangan Presiden Bisa Memberikan Hal Positif Bagi Masyarakat
-
Jokowi Tiba di Medan, Edy Rahmayadi Menyambut, Warganet Malah Komen Banyak Jalan Rusak di Sumut
-
Edy Rahmayadi Ajak Ibu Tukang Jamu Masuk ke Rumahnya: Enak dan Menyehatkan!
-
Soal Holywings di Medan, Edy Rahmayadi: Tutup, Tak Usah Ditawar-tawar Lagi
-
Diminta Edy Rahmayadi Tutup Holywings, Bobby Nasution: Jangan Bilang Saya Lawan Gubernur, Provinsi Mau Tutup Silahkan!
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
BRI Peduli Gandeng Petani Lokal di Jawa Barat untuk Tanam 24.000 Mangrove
-
Oknum Guru di Tanjungbalai Bantah Bawa Siswa SD ke Rumah untuk Dilecehkan Suami
-
Gasak Motor-Uang dari Rumah Warga, Maling di Deli Serdang Ditembak
-
Suami Guru di Tanjungbalai Jadi Tersangka Kasus Pencabulan, Terancam 9 Tahun Penjara
-
Heboh Siswa PIP Naik Ambulans, BNI Tegaskan Bukan Arahan Petugas