SuaraSumut.id - Polisi mengungkap motif seorang paman berinisial R (32) yang membunuh keponakannya SRB (11) saat sedang belajar di dalam kelas.
Kapolsek Sunggal Kompol Chandra Yudha Pranata mengatakan, R membunuh siswa kelas VI SD tersebut diduga karena dendam.
"Tadi malam kita interogasi yang bersangkutan, ada perkiraan kita masih kita dalami. Untuk motif ada dendam dari R terhadap almarhum S," ujarnya.
Namun demikian, Chandra tidak menjelaskan secara detail perihal pemicu dendam yang membuat R nekat melakukan aksinya.
"Memang kalau keterangan tadi malam ada sesuatu yang ingin dia ungkapkan atau lampiaskan kepada korban," ujar Chandra.
Sesaat setelah kejadian, kata Chandra, pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor.
"Pelaku ini berpindah-pindah dan juga ada tiket dia pernah ke Kutacane (Aceh Tenggara)," ujarnya.
Chandra mengatakan, pelaku ditangkap di kawasan Desa Medan Krio, Kecamatan Sunggal, pada Jumat 12 Agustus 2022 malam.
"Adapun barang bukti yang kita sita yang pertama alat yang digunakan seperti sebilah pisau dapur, kemudian juga ada pakaian korban, sepeda motor, ada juga satu kitab suci yang ada bercak darahnya," kata Chandra.
Baca Juga: Dihujat Tak Bersyukur Dapat Nafkah 25 Juta dari Sule, Nathalie Holscher Beberkan Kebutuhannya
Ia mengatakan, pelaku pernah menjalani perawatan karena mengidap gangguan jiwa.
"Mengenai kondisinya saat ini kita akan upaya observasi lebih lanjut kepada dokter," jelasnya.
"Terhadap 50 anak murid yang melihat itu (pembunuhan) dan juga guru akan kita lakukan trauma healing dengan psikolog," sambungnya.
Pelaku dijerat dengan Pasal 340 KUHPidana dengan ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup atau mati.
Sebelumnya, peristiwa berdarah terjadi di dalam kelas sekolah dasar (SD) di Yayasan Baiti Jannati di Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (9/8/2022) pagi.
Seorang siswa kelas IV SD berinisial SRB (11) tewas bersimbah darah ditikam pakai pisau. Pelaku yang menikam korban hingga tewas adalah pamanya sendiri.
Berita Terkait
-
Polisi Akhirnya Tangkap Paman yang Bunuh Siswa SD di Deli Serdang, Ini Tampangnya
-
Pembunuh Siswa SD Dalam Kelas di Deli Serdang Ditangkap
-
Polisi Sebut Pembunuh Siswa SD Dalam Kelas di Deli Serdang Punya Riwayat Gangguan Jiwa
-
Siswa SD Ditemukan Tewas di Aliran Sungai Binjai
-
Polisi Lakukan Trauma Healing Teman Siswa SD yang Dibunuh di Kelas
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
Terkini
-
Indosat Hadirkan AIvolusi5G yang Kini Mencakup Lebih dari 340 Site Kota Medan
-
Telkomsel Lanjutkan Kebijakan Penyesuaian Biaya Berlangganan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
-
Ansor Medan Apresiasi Gebrakan Menkomdigi Meutya Hafid Tekan Transaksi Judol hingga 57 Persen
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini
-
PSMS Medan Bawa 23 Pemain ke Aceh untuk Curi Poin dari Persiraja