SuaraSumut.id - Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumatera Utara, hanya memperbolehkan ternak babi yang masuk ke wilayah Sumut jika dilengkapi dokumen resmi.
Dokumen yang dimaksud antara lain keterangan hasil pemeriksaan kesehatan ternak dan surat keterangan asal ternak.
Demikian dikatakan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut Azhar Harahap melansir Antara, Sabtu (3/9/2022).
"Di luar itu kita tegaskan tidak boleh. Kita tegas, kita pulangkan," katanya.
Pihaknya memperketat pengawasan lalu lintas hewan ternak babi yang masuk ke Sumut.
"Kami memperketat masuknya ternak babi dari luar wilayah Sumut," ujarnya.
Hingga saat ini pihaknya masih menerima laporan banyak oknum-oknum yang berupaya memasukkan ternak babi ke Sumut tanpa izin resmi, seperti dari Riau dan Lampung.
Untuk itu, pihaknya terus berkoordinasi dengan dinas peternakan di masing-masing kabupaten dan kota untuk memperketat pengawasan, khususnya di pintu-pintu masuk perbatasan.
"Ini bukan main-main, selain karena perintah Gubernur Edy Rahmayadi, juga untuk kesehatan hewan di Sumut," katanya.
Berita Terkait
-
Posesif Merawat Hewan Ternak Jadi Rahasia Jawa Timur Raih Predikat Gudang Ternak Terbesar di Indonesia
-
Geger Kemunculan Harimau Mangsa Ternak Lembu di Langkat
-
1,7 Juta Hewan Ternak Sudah Disuntik Vaksin PMK
-
VIRAL! Ternak Lele di Kloset, Lalu Digoreng Untuk Dikonsumsi
-
Modal Minim, Simak 4 Usaha Ternak yang Cepat Untung di Tahun 2022
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Polisi Amankan Pemilik Akun TikTok Ritman Marbun, Diduga Hina Yesus Saat Live
-
Lagi Nunggu Pembeli, 2 Pemuda Jual Pod Getar di Medan Diciduk Polisi
-
Viral Aksi Kadus di Deli Serdang Berani Seorang Diri Bakar Lapak Judi-Narkoba, Ini Alasannya
-
Dua Tahun MBG: Bangun Ekosistem Pangan, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal
-
BRI Siapkan Buyback Rp1 Triliun, Ini Jadwal Pelaksanaannya