SuaraSumut.id - Seorang mantan kombatan GAM (Gerakan Aceh Merdeka) menyerahkan dua senjata api jenis AK47 dan AK56 kepada TNI.
Dandim 0105 Aceh Barat Letkol Infanteri Dimar Bahtera mengatakan, penyerahan dua pucuk senjata api dilakukan di sebuah desa di Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat.
"Senjata itu diserahkan oleh seorang mantan kombatan inisial N dengan penuh kesadaran dan sukarela," kata Dimar melansir Antara, Senin (3/10/2022).
Selain itu, pihaknya telah menginisiasi kegiatan pembangunan akses jalan menuju destinasi wisata air terjun di Desa Pungki, Kecamatan Sungai Mas, dengan melibatkan masyarakat dan para tokoh mantan kombatan.
"Kami sangat mengapresiasi dan menyambut positif atas kesadaran dari N yang dengan landasan niat tulus menyerahkan senjata api yang dimilikinya," ujar Dimar.
Dirinya mengimbau kepada mantan kombatan yang masih menyimpan senjata api sisa konflik di Aceh, agar memiliki kesadaran untuk menyerahkan kepada pihak yang berwenang.
"Bisa juga langsung ke Kodim 0105 Aceh Barat, kami berjanji akan melindungi baik dalam konteks privasi maupun dalam konteks hukum," ungkapnya.
Sementara itu, N mengakui penyerahan senjata api yang dilakukan tersebut tanpa ada paksaan dari siapapun.
"Dengan niat dan penuh kesadaran saya serahkan dua pucuk senjata api ini. Sebab, selama ini Bapak Dandim beserta Jajarannya sangat peduli membangun wilayah Aceh Barat, termasuk membangun jalan di Desa Pungki, Sungai Mas," katanya.
Berita Terkait
-
Aturan FIFA Tidak Boleh Bawa Gas Air Mata dan Senjata Api ke Stadion, IPW: Tim Pencari Fakta Harus Ungkap
-
Viral! Aksi Pria Todong Senjata Api Seperti Aksi "Gengster" di Jalan Tol
-
Kapolda Gorontalo Perintahkan Anggota Humanis Hadapi Demonstran, Tidak Boleh Bawa Senjata Api
-
Kasus Fredy Sambo, AKP Dyah Chandrawati Turun Jabatan, Tidak Profesional Kelola Senjata Api
-
AKP Dyah Chandrawati Terbukti Melanggar Etika Profesi Soal Senjata Api
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
- Tiga Jembatan di Batang Toru, Ikhtiar Menjaga Satwa Liar Tetap Terhubung
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Polisi Amankan Pemilik Akun TikTok Ritman Marbun, Diduga Hina Yesus Saat Live
-
Lagi Nunggu Pembeli, 2 Pemuda Jual Pod Getar di Medan Diciduk Polisi
-
Viral Aksi Kadus di Deli Serdang Berani Seorang Diri Bakar Lapak Judi-Narkoba, Ini Alasannya
-
Dua Tahun MBG: Bangun Ekosistem Pangan, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal
-
BRI Siapkan Buyback Rp1 Triliun, Ini Jadwal Pelaksanaannya