SuaraSumut.id - Seorang warga Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut), dilaporkan mengalami kebutaan setelah menjalani vaksin booster. Hal itu disampaikan anaknya, Adi, yang mendatangi Warkop Jurnalis Medan pada Selasa (11/10/2022).
Adi menceritakan, ayahnya yang bernama Buyung Lubis (63) mengikuti acara vaksinasi massal yang digelar sebuah organisasi kepemudaan dan diinisiasi oleh Polres Asahan.
Usai mengikuti vaksinasi, sang ayah secara tiba-tiba mengalami pusing dan langsung pulang ke rumah. Sampai di rumah, ayahnya jatuh.
Setelah ditolong oleh keluarga dan istirahat, selang 5 jam sang ayah pun mengeluh penglihatannya mulai terganggu.
Sang ayah pun sempat dibawa ke dokter spesialis saraf yang ada di Asahan. Sang dokter memberitahu bahwa ayahnya mengalami kerusakan syaraf di bagian mata.
Mengetahui ayahnya mengalami kebutaan setelah vaksin, Adi pun sempat menghubungi Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan untuk meminta pertanggung jawaban. Pihak Dinas Kesehatan berjanji akan mengobati ayahnya sampai sembuh.
“Tapi nyatanya sampai sekarang ayah saya ditelantarkan di Rumah Sakit Haji,” ucapnya kepada wartawan, dikutip dari Digtara.com - jaringan Suara.com, Rabu (12/10/2022).
Selama ayahnya mendapat perawatan di RS Haji, Adi mengaku biaya pengobatan menggunakan BPJS.
Dia pun berharap dan meminta bantuan kepada Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi agar ayahnya mendapat pengobatan yang layak dan bisa melihat normal lagi.
Baca Juga: Tenaga Kesehatan di Asahan Aksi Jahit Mulut Pingsan, Ini Penyebabnya
“Saya berharap agar ayah saya disembuhkan,” ucapnya.
Berita Terkait
-
Berkunjung ke Asahan, Wamentan Ingatkan Pentingnya Hilirisasi melalui BUMD
-
Teriakan Anak Selamatkan Ibu Muda Nyaris Tewas Dianiaya Suami di Asahan
-
Pilkades di Asahan Ricuh, TPS Berantakan
-
Kapolda Sumut Pastikan Pilkades Serentak di Asahan Aman dan Kondusif
-
Rumah Dinas Bupati Asahan Disatroni Maling, Pelaku Berhasil Diringkus Polisi
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme
-
Imigrasi Sumut Sosialisasikan Rancangan Aksi Perubahan Simpel DBI
-
Effendi Simbolon Soroti Beasiswa LPDP dan KIP Kuliah, Minta Mahasiswa PTS Diperhatikan
-
Puluhan Santri Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus saat Acara HSN Pemkab Deli Serdang
-
UHN Bidik Investasi Rp1 Triliun untuk Smart Campus dan Rumah Sakit