SuaraSumut.id - Kasus stunting di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), dari 500 belita turun menjadi sekitar 300 balita.
Demikian dikatakan oleh Wakil Wali Kota Aulia Rachman melansir Antara Kamis 27 Oktober 2022.
"Upaya yang dilakukan membuahkan hasil positif. Jika sebelumnya tercatat angka kasus 550 balita, kini sudah turun di angka 300-an," kata Aulia.
Data penurunan itu, kata Aulia, merupakan akumulasi dalam kurun waktu dua bulan terakhir. Turunnya kasus stunting itu tidak terlepas semangat kolaborasi antar OPD terkait dan pemangku kepentingan yang harus terintegrasi berbasis data yang detail.
Diketahui, Pemkot Medan menggelontorkan anggaran sebesar Rp 198,1 miliar guna menekan angka stunting bayi lima tahun.
Data Dinas Kesehatan Kota Medan menyebut hingga Februari 2022 tercatat sebanyak 550 balita penderita stunting yang tersebar di 63 kelurahan di 20 kecamatan.
"Program ke depan kita memberikan bantuan kepada keluarga stunting dengan metode bapak asuh anak stunting untuk penekanan stunting menuju Indonesia emas di 2045," jelasnya.
Pihaknya juga mengapresiasi atas pemberian 203 paket makanan tambahan bagi keluarga kurang mampu guna mencegah stunting oleh salah satu perusahaan operator telekomunikasi seluler.
"Kami harapkan perusahaan lain juga bisa ikut berkontribusi, sehingga masalah stunting tertangani dengan lebih cepat," kata Aulia.
Baca Juga: Babak Pertama, Inter Milan Unggul 2 Gol atas Viktoria Plzen
Berita Terkait
-
Wapres Ma'ruf Amin Butuh Dukungan Lembaga Internasional Turunkan Angka Stunting di Indonesia
-
Bobby Nasution Sebut Anak Stunting di Kota Medan Bakal Punya Bapak Asuh
-
IPMI: Stunting Mengancam Kualitas SDM Indonesia
-
Kebut Target Penurunan Angka Stunting 2024, Kepala BKKBN Minta Ibu Kasih ASI Ekslusif pada Anak
-
GMC Banten Bangun Rumah Gizi dan Stunting untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Ayah di Aceh Besar Ditangkap, Diduga Rudapaksa Anak Kandung Sejak MIN hingga SMP
-
Nelayan Sergai Disambar Petir di Tengah Laut, 2 Tewas
-
Garena Tomb Busters Buka CBT November 2026, Ada La Llorona sampai Pocong
-
Tiga Warga di Karo Tewas Tersambar Petir Saat Berteduh di Gubuk Persawahan
-
Miris! 1.550 Ekor Trenggiling Jadi Korban Perburuan, 779 Kg Sisiknya Dimusnahkan di Sumut