SuaraSumut.id - Satu pelaku pembunuhan yang menewaskan seorang ASN bernama Ghasali Lahagu alias Ama Tesa (59), menyerahkan diri ke polisi. Diketahui, mayat korban ditemukan di pinggir jalan Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut).
Pelaku diketahui seorang pemuda berinisial HZ. Dia sempat melarikan diri ke Kota Medan usai menghabisi nyawa korban secara sadis.
"Sebelumnya tersangka HZ berada di rumah kakeknya di Medan, setelah melarikan diri, seusai melakukan pembunuhan terhadap korban," kata Paur Humas Polres Nias Selatan Bripda Aydi Mashur kepada SuaraSumut.id, Senin (31/10/2022).
Ia mengatakan, pelaku memilih menyerahkan diri setelah mendapat informasi kalau rekannya berinisial D telah ditangkap.
"Tersangka HZ kemudian berniat untuk menyerahkan diri dan kemudian menelepon orang tuanya di kampung (Nias), bahwa HZ akan menyerahkan diri ke Polres Nias Selatan," ungkap Aydi Mashur.
Selanjutnya, kakeknya menghubungi orang tua pemuda tersebut dan berkoordinasi dengan Polres Nias untuk keberangkatan tersangka HZ dari Medan ke Gunung Sitoli.
"Personel Polres Nias Selatan datang melakukan penjemputan tersangka HZ ke Gunung Sitoli untuk kemudian dibawa ke Polres Nias Selatan guna penyidikan lebih lanjut," ungkapnya.
Aydi melanjutkan dari pemeriksaan ditemukan adanya ketersesuaian keterangan antara kedua tersangka dengan alat bukti lain dan fakta-fakta, yang berhasil didapatkan oleh penyidik Polres Nias Selatan dalam pengungkapan kasus ini.
"Total sudah dua dari tiga tersangka yang diamankan, satu pelaku lagi sedang dalam pengejaran," katanya.
Baca Juga: KLB Dipercepat, Usul TGIPF Usai Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang
Sebelumnya, mayat bercincin emas yang ditemukan terkapar dalam kondisi membusuk di pinggir jalan di Kabupaten Nias Selatan, ternyata seorang ASN yang bertugas di Nias Utara.
Polisi yang menghadirkan tim forensik dari Rumah Sakit Bhayangkara Medan, mengungkap identitas korban merupakan seorang ASN Kabupaten Nias Utara, bernama Ghasali Lahagu alias Ama Tesa (59).
"Bahwa jenazah tersebut adalah seorang ASN Nias Utara," kata Kasat Reskrim Polres Nias AKP Freddy Siagian ketika dikonfirmasi SuaraSumut.id, Senin (24/10/2022) siang.
Ia mengatakan korban sendiri telah dilaporkan hilang oleh pihak keluarga sejak sepekan yang lalu, sekitar Sabtu (15/10/2022).
Hingga akhirnya jenazah korban ditemukan tewas akibat pembunuhan dengan kondisi membusuk di pinggir jalan Kabupaten Nias Selatan, Jumat (21/10/2022).
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Erina Gudono Bagikan Momen Prewedding di Istana Negara, Warganet Fokus Ekspresi Kaesang
-
Samsung Akan Segera Luncurkan One UI 5.0 Berbasis Android 13 ke Galaxy S21 FE
-
Resmi Dibeli Elon Musk, Trump: Twitter Kini Dipegang Orang Waras
-
1 Jutaan, Redmi A1 Akan Rilis di Indonesia
-
Warga Korea Selatan Beri Penghormatan Untuk Para Korban Tragedi Itaewon
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Pria di Tapteng Aniaya Istri Usai Pulang Mabuk, Pelaku Ditangkap
-
Review Rapika: Pelicin Pakaian Untuk Memudahkan Aktivitas Menyetrika
-
IOH Pulihkan 800 BTS Terdampak Bencana Aceh, Pastikan Masyarakat Tetap Terhubung hingga Lebaran
-
Curhat ke Prabowo, Bocah Nias yang Sempat Viral Minta Jembatan Tagih MBG dan Bermimpi Jadi Dokter
-
Prabowo: Pemerintah Tidak Akan Biarkan Rakyat di Desa Terpencil Kesulitan