SuaraSumut.id - Polda Sumatera Utara (Sumut) melimpahkan kasus judi online Apin BK ke Kejaksaan. Hal ini disampaikan Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak saat menggelar konferensi pers, Rabu (30/11/2022).
"Kami hari ini berkoordinasi dengan teman-teman dari pihak Kejaksaan, telah menyelesaikan penanganan perkara kasus tindak pidana asal judi online," kata Panca Putra.
Panca Putra menjelaskan, pihaknya juga melakukan penyidikan atas kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan tersangka utama Apin BK.
"Khusus dalam penanganan perkara ini kita menaikan tindak pidana pencucian uang dengan tersangka saudara Apin juga," ujarnya.
Panca menegaskan untuk perkara tindak pidana awal judi online, polisi menetapkan 16 orang menjadi tersangka.
"Kalau tindak pidana asal ada 16 orang, termasuk Apin di dalamnya. Untuk pidana pencucian uang kita memproses saudara Apin alias Joni BK," ucapnya.
Panca Putra menjelaskan, terhitung mulai hari ini penyidikan tindak pidana asal untuk kasus perjudian dengan tersangka Apin BK dan 15 orang lainnya, telah dinyatakan lengkap atau P21.
"Tugas kami selanjutnya akan menyerahkan tahap kedua untuk kasus tindak pidana asalnya dan kami akan menuntaskan proses tindak pidana pencucian uangnya," imbuhnya.
"Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa P21, sehingga kita bisa menyaksikan bersama-sama proses persidangannya. Baik tindak pidana asal (judi) maupun pencucian uangnya," tambah Panca.
Baca Juga: Masih Ada Belasan Warga yang Hilang, Pencarian Korban Gempa Cianjur Diperpanjang hingga Sabtu
Penyidik Ditrekrimsus Polda Sumut yang membongkar kasus judi online ini menyita barang bukti dengan nilai fantastis, yaitu mencapai lebih dari Rp 158 miliar.
"Dari hasil yang kita tangani selama ini terkait dengan tindak pidana pencucian uang kita sudah mengamankan 26 aset berupa rumah dan ruko yang ada di wilayah Medan dan Deli Serdang," kata Panca.
"Kemudian tiga aset tanah yang ada di Samosir. Sebagaimana teman-teman saksikan di sebelah kanan dan kiri ini hasil penyitaan terakhir terkait aset tracing dari hasil kejahatan yang disamarkan oleh pelaku kejahatan untuk memperkaya dirinya," sambungnya.
Bukan itu saja, kata Panca, polisi telah menyita sejumlah barang bukti lainya yakni 21 jetski, 2 speedboat, dan 1 kapal yacht.
"Speedboat ini ada di Danau Toba dan sudah disita," jelasnya.
Total seluruhnya yang kita amankan atas kasus TPPU dengan tersangka Apin untuk kapal, speedboat dan jetski senilai Rp 5,8 miliar. Aset rumah dan sebagainya yang sudah kita amankan nilainya Rp 153 miliar. Totalnya kita aman Rp 158 miliar," sambungnya.
Berita Terkait
-
Disinyalir Ada Intervensi Dalam Kasus Bos Judi Online Apin BK, Begini Respons Polda Sumut
-
Polda Sumut Pastikan Tak Ada Perlakukan Istimewa Bagi Bos Judi Online Apin BK
-
Deretan Aset Bos Judi Online Apin BK yang Disita Polisi, Nilainya Sangat Fantastis
-
Bikin Melongo, Segini Total Aset Bos Judi Online Apin BK yang Disita Polisi
-
Harta Bos Judi Online Apin BK Nggak Ada Habisnya, Puluhan Ruko Dan Rumah Disita Polisi Senilai Rp 151 Miliar!
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Kepergok Curi Sawit-Bacok Warga, Pria Ini Ditangkap saat Sembunyi Bersama Istri Siri
-
Kondisi Udara di Sumut Mengkhawatirkan karena Asap, Jarak Pandang Turun hingga 1 Km
-
Kecelakaan Maut di Balige, Kakak-Adik Naik Motor Tewas Tabrakan dengan Mobil
-
Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026 Kemenpora, BRI Dukung Ekosistem Olahraga Nasional
-
Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh