SuaraSumut.id - Danau Laguna yang berada di Griya Martubung Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan, yang dulunya hutan enceng gondok dan terbengkalai kini sudah berubah. Di tangan Wali Kota Medan Bobby Nasution danau itu dirubah lebih bermanfaat menjadi kolam retensi yang nantinya dapat mengatasi permasalahan banjir di kawasan Martubung.
Diubahnya Danau Laguna menjadi kolam retensi merupakan upaya yang dilakukan Pemkot Medan untuk mengatasi banjir. Pasalnya, penanganan banjir merupakan salah satu program prioritas Bobby di masa pemerintahannya.
Saat ini Pembangunan tahap pertama kolam retensi di danau Laguna tersebut sudah selesai, pemagaran beton di kolam retensi seluas 10 Ha itu sudah terpasang.
Selanjutnya pembangunan tahap kedua kembali dilakukan di tahun 2023 ini diantaranya pembangunan kolam lumpur, fasilitas taman bermain dan jogging track serta tempat pelaku UMKM.
Warga Griya Martubung Edu Gurning mengaku selama 17 tahun dirinya tinggal di sini, Danau Laguna yang luas ini terbengkalai hanya hutan enceng gondok. Kini oleh Wali Kota Medan, danau ini diubah menjadi kolam retensi yang diharapkan dapat mengatasi banjir disini.
"Selama 17 tahun saya tinggal di Griya Martubung, danau Laguna ini terbengkalai hanya hutan enceng gondok, karena sudah dibagusin seperti ini dibangun kolam retensi saya berterima kasih kepada Pemkot Medan. Mudah-mudahan sesuai rencana dapat mengatasi banjir di wilayah kami," katanya.
Camat Medan Labuhan Khairun Nasir menyebutkan bahwa awal pembangunan kolam retensi ini karena Wali Kota memproritaskan penanganan banjir termasuk di wilayah Medan Labuhan. Dengan memanfaatkan Danau Laguna yang dahulunya hanya hutan enceng gondok.
"Penanganan banjir merupakan program prioritas pak Wali Kota Medan Bobby Nasution termasuk di Kecamatan Medan Labuhan. Apalagi banyak keluhan masyarakat terkait banjir yang didengarkan beliau langsung. Kemudian pak Wali Kota membangun kolam Retensi yang dulunya danau Laguna hutan enceng gondok untuk mengatasi permasalahan tersebut sekaligus menjadikan lokasi tersebut sebagai destinasi wisata," jelasnya.
Khairun Nasir menambahkan pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan Alhamdulillah mendapat respon yang positif serta mereka mendukung program pembangunan ini.
Baca Juga: Beroperasi Secara Gratis, Jalan Tol Bengkulu-Taba Penanjung Dilewati 45 Ribu Mobil
"Dari awal pembangunan sampai saat ini selesai tahap pertama tidak ada kendala apapun di masyarakat. Mereka sangat mendukung program Pak Wali Kota ini, selain untuk mengatasi permasalahan banjir di wilayah griya martubung, danau Laguna yang dulunya hutan enceng gondok kini diubah lebih bagus dan tertata," katanya.
Berita Terkait
-
Bobby Nasution Permudah Masyarakat Dapatkan Pelayanan Ketenagakerjaan
-
Pernyataan Bobby Nasution Soal LGBT Sudah Sesuai Norma Agama
-
Protes ke Bobby Nasution, Ibu-ibu Malah 'Disenggol' oleh Terduga Oknum ASN di Medan
-
Bobby Nasution Raih Anugerah Kebudayaan 2023, Program Wajib Pakaian Adat Geliatkan UMKM di Medan
-
Keras! Komnas HAM Peringatkan Bobby Nasution Soal Larangan LGBT di Medan, Ada Apa?
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
-
Jelang Kunjungan Prabowo ke Inggris, Trah Sultan HB II Tolak Keras Kerja Sama Strategis! Ada Apa?
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
Terkini
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini
-
PSMS Medan Bawa 23 Pemain ke Aceh untuk Curi Poin dari Persiraja
-
Warga Bandar Tarutung Tapsel Berjuang Atasi Jalan Berlumpur Pascabanjir, Aktivitas Ekonomi Tersendat
-
Kapolda Aceh Ngaku Tak Tahu Motif Anggota Brimob Gabung Tentara Bayaran Rusia
-
8 Jembatan Bailey Dibangun di Aceh Timur Pascabencana