SuaraSumut.id - Sekitar 2,5 juta orang lebih di Prancis memprotes reformasi pensiun. Para pekerja dari semua sektor terus menolak rencana reformasi yang telah diungkap pemerintah pada Januari 2023 lalu.
Hal itu dilaporkan media yang mengutip laporan konfederasi serikat pekerja Confédération Générale du Travail (CGT).
Menurut pemberitaan koran Le Figaro, CGT mengklaim pada demonstrasi akhir pekan itu, 2,5 juta orang turun ke jalan sedangkan Kementerian Dalam Negeri mencatat jumlah pengunjuk rasa hanya mencapai 963.000 orang.
Jumlah demonstran yang turun pada aksi Sabtu, menurut CGT, itu lebih rendah dibandingkan dengan protes 31 Januari. Ketika itu, CGT mengklaim ada 2,8 juta orang yang turun ke jalan untuk memprotes rencana pemerintah tersebut.
Namun, jumlah pengunjuk rasa pada Sabtu itu lebih tinggi dari angka yang diklaim CGT pada protes tanggal 19 Januari dan 7 Februari, yakni sekitar dua juta orang.
Polisi menghitung jumlah demonstran di Paris mencapai 93.000 orang. Di ibu kota Prancis itu, menurut Le Figaro, sempat pecah perkelahian antara demonstran dan aparat keamanan.
Koran tersebut menyebutkan 10 orang ditangkap dan seorang polisi terluka di bagian mata.
Menteri Dalam Negeri Gerald Darmanin, Jumat (10.2), menulis di akun media sosial Twitter bahwa sebanyak 10.000 orang polisi, termasuk 4.500 di antaranya di Paris, diturunkan untuk mengamankan aksi protes.
Rencana reformasi sistem pensiun yang telah memicu kemarahan publik itu antara lain berisi rencana menaikkan usia pensiun dari 62 tahun menjadi 64 tahun pada 2030 serta tuntutan setidaknya 43 tahun bekerja untuk memenuhi syarat pensiun penuh. (Antara/Anadolu)
Baca Juga: Warga Prancis Hilang di Gili Trawangan Lombok, Pengelola Diminta Jangan Hanya Fokus Pungut Uang
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Tim Gabungan Tertibkan Tambang Emas Ilegal di Pidie
-
Toba Pulp Lestari PHK Karyawan Setelah Izin Operasi Dicabut Pemerintah
-
Profil Syawal Gultom, Mantan Rektor Unimed Meninggal Dunia
-
Syawal Gultom, Mantan Rektor Unimed Meninggal Dunia
-
Oknum Penyidik Polrestabes Medan Dipatsus Gegara Diduga Lecehkan Tersangka Wanita