SuaraSumut.id - Polisi menindak puluhan juru parkir (jukir) liar yang kerap melakukan pungutan liar (pungli) ke pengunjung Ramadhan Fair di Jalan Mesjid Raya Medan.
Puluhan jukir liar ini kemudian diboyong ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan dan pembinaan agar tidak lagi mengulangi perbuatannya.
Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa menyampaikan ada sekitar 40 orang pelaku premanisme dan jukir liar yang diamankan.
"Kami melakukan penindakan di daerah terselenggara nya kegiatan Ramadhan Fair. Di sana kami mendapatkan informasi dari masyarakat yang cukup resah dengan perlakuan para pelaku premanisme dan pungli modus parkir," kata Fathir Jumat (31/3/2023).
Keresahan masyarakat ini, kata Fathir, ditindaklanjuti pihak kepolisian dengan turun ke lokasi dan mengamankan sekitar puluhan orang preman dan jukir liar.
Menanggapi keresahan masyarakat, Polrestabes Medan melakukan penindakan terhadap para pelaku premanisme dan pungli yang berada di Ramadhan Fair.
"Ada puluhan orang yang kami amankan dan saat ini kami lakukan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya lagi," ungkapnya.
Selain melakukan pembinaan, kata Fathir, polisi juga akan melakukan tes urine kepada para preman yang diamankan ini.
"Kami juga akan mendeteksi apakah yang bersangkutan pengguna narkotika dengan mengecek urine nya," jelasnya.
Baca Juga: Teddy Minahasa Tak Berkutik saat Melihat Pabriknya Terbakar, Benarkah? Cek Fakta Lengkapnya Yuk
"Polrestabes Medan akan berkoordinasi dengan instansi terkait dalam mengatasi para pelaku premanisme dan pungutan liar," sambungnya.
Diketahui, keberadaan jukir liar ini membuat keresahan karena memaksa meminta uang parkir kendaraan kepada pengunjung Ramadhan Fair dengan jumlah Rp 3 ribu hingga Rp 5 ribu.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Viral Jukir di Medan Aniaya Driver Taksi Online, Polisi Tangkap Pelaku
-
Ada Lagi Jukir Liar? Laporkan! Ini Kata Dishub Kota Pekanbaru
-
Jukir di Medan Tewas Dalam Kamar Kos, Keluarga Korban: Dia Kena Tikam
-
Pakai Jaket Marvel, Pembunuh Jukir di Pasar Tasik Hanya Menunduk saat Digelandang Polisi
-
Detik-detik Driver Ojol dan Jukir Baku Hantam di Medan
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua
-
Duh! Motor Dinas N-Max Hilang, Keuchik Pasi Aceh Baroh Wajib Ganti Rp33,4 Juta
-
Tragedi Berdarah di Labusel, Remaja 17 Tahun Tewas Diduga Ditikam Ayah dan Anak
-
Pelarian Perampok Angkot di Medan Berakhir, 2 Pelaku Dibekuk di Samosir dan Jambi
-
1.017 Warga Medan Bekerja ke Luar Negeri Periode Januari-Mei 2026