SuaraSumut.id - Polda Sumut memeriksa wanita berinisial SH yang diduga menjadi pemicu penganiayaan yang dilakukan Aditya Hasibuan terhadap Ken Admiral. Pemeriksaan berlangsung pada Jumat (27/4/2023) sore hingga malam hari.
Dari pemeriksaan terungkap hubungan asmara antara SH dengan korban Ken Admiral dan tersangka Aditya Hasibuan.
"Saudara SH ini merupakan teman dekat dari Ken Admiral," kata Dirreskrimum Polda Sumut Kombes Pol Sumaryono kepada suarasumut.id.
Dari pemeriksaan terhadap SH terungkap jika Ken Admiral menaruh hati terhadap SH. Meski belum resmi berpacaran, Ken memilki sikap protektif terhadap wanita muda yang sedang dekat dengannya itu.
"Tetapi memang saudara Ken ini merupakan lelaki yang protektif," ucap Sumaryono.
Sikap ini membuat Ken Admiral mengirimkan pesan singkat (chat) kepada tersangka Aditya Hasibuan mengenai hubungannya dengan SH pada 11 Desember 2022.
Ken dan Aditya bertemu di salah satu SPBU di Ringroad pada 21 Desember 2022 dan terjadi penganiayaan serta perusakan terhadap mobil korban.
Korban yang tidak terima mobilnya rusak lalu mendatangi rumah Aditya Hasibuan di Jalan Karya Dalam/Guru Sinumba Medan Helvetia, pada 22 Desember 2022 sekitar pukul 03.00 WIB dan penganiayaan kembali terjadi.
Bahkan sang ayah AKBP Achiruddin Hasibuan turut menyaksikan anaknya secara beringas menghajar korban hingga babak belur.
Baca Juga: CEK FAKTA: Erick Thohir Pecat Ahok dari Jabatan Komisaris Utama PT. Pertamina
"Untuk SH dengan saudara tersangka AH itu sejauh ini yang kita dapatkan dari SH merupakan teman biasa. Yang menaruh hati saudara Ken Admiral," ujarnya.
Sudah memenuhi unsur penganiayaan
Sumaryono mengatakan bahwa pihaknya telah memeriksa 23 orang saksi terkait kasus penganiayaan tersebut.
"Untuk keterangan dari Ken Admiral, sejauh ini cukup memenuhi unsur-unsur pidana terhadap persangkaan Pasal 351 ayat 2 bagi saudara tersangka AH," jelasnya.
Disinggung mengenai adanya isu kasus ini bukan penganiayaan melainkan korban dan tersangka berduel satu lawan satu, Sumaryono menjelaskan pihaknya fokus terhadap pasal penganiayaan.
"Ya memang secara teknis hukum pidana kita penyidik Ditreskrimum Polda Sumut ini fokus kepada pasal yang dipersangkakan yaitu Pasal 351 ayat 2. Sedangkan untuk pasal duel kita belum ke arah sana, sejauh pasal 351 ayat 2 sudah terpenuhi unsur-unsurnya," jelasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Polda Sumut Temukan Dugaan Gratifikasi AKBP Achiruddin Hasibuan
-
Proses Penyidikan AKBP Achiruddin Hasibuan Dipantau Langsung Kompolnas
-
Keluarga AKBP Achiruddin Hasibuan Bersikeras Bahwa Ken Admiral Tak Dianiaya: Yang Terjadi adalah Perkelahian Anak Muda
-
Rafael Alun Jilid 2, PPATK Sudah Curigai Rekening Puluhan Miliar Milik AKBP Achiruddin Hasibuan Sejak Tahun Lalu
-
Seperti Agnes Gracia, Kasus Penganiayaan Anak AKBP Achiruddin Hasibuan Pada Mahasiswa Munculkan Nama Perempuan Inisial P
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Emas dan Perak Meroket Ekstrem, Analis Prediksi Tren Bullish Paling Agresif Abad Ini
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
Terkini
-
Indosat Hadirkan AIvolusi5G yang Kini Mencakup Lebih dari 340 Site Kota Medan
-
Telkomsel Lanjutkan Kebijakan Penyesuaian Biaya Berlangganan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
-
Ansor Medan Apresiasi Gebrakan Menkomdigi Meutya Hafid Tekan Transaksi Judol hingga 57 Persen
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini
-
PSMS Medan Bawa 23 Pemain ke Aceh untuk Curi Poin dari Persiraja