SuaraSumut.id - Polda Sumut mengklaim menemukan ladang ganja terbesar di Indonesia seluas 150 hektare. Ladang ganja itu tersebar di 18 titik di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut).
Klaim tersebut disampaikan oleh Kapolda Sumut Irjen Agung Setya Imam Effendi dalam keterangan yang diterima SuaraSumut.id, Senin (13/11/2023).
"Ini merupakan ladang ganja terbesar di Indonesia yang ditemukan aparat kepolisian dalam perang pemberantasan narkoba," kata Agung.
Penemuan ladang ganja itu merupakan hasil pengembangan dari penangkapan tiga kurir asal Padang, Sumatera Barat (Sumbar), berinisial FHM (18), FR (23), dan FE (16).
Mereka ditangkap saat membawa 15 kg ganja di jalan umum Desa Gunung Baringin, Penyabungan Timur, Kabupaten Madina, Rabu 1 November 2023.
"Ganja tersebut diletakkan di bagian belakang mobil yang mereka tumpangi," ungkap Agung.
Agung mengatakan ketiga kurir ini mengaku diperintahkan membawa 15 kg ganja oleh narapidana kasus narkoba yang mendekam di Lapas Kelas IIA Padang.
"Inilah pengendalinya, berinisial ZR alias Kijok," ucapnya.
Petugas juga menangkap pemilik lahan yang digunakan untuk menanam ganja berinisial GN warga Huta Bangun.
Pihak kepolisian kemudian mengembangkan keberadaan ladang ganja di sekitar Kabupaten Madina. Hasilnya, ditemukan 18 titik ladang ganja yang tersebar pada 150 hektare.
Ladang ganja itu tersebar di 10 titik berbeda di Desa Rao-rao, Penyabungan Timur, Kabupaten Madina. Kemudian 8 titik ladang ganja siap panen berada di Desa Huta Tua, Penyabungan Timur.
"Hingga Minggu sudah 9 titik ladang ganja yang dimusnahkan. Masih ada 9 titik lagi harus dimusnahkan di lokasi," katanya.
Berita Terkait
-
Gegara Bobby Nasution Tak Dipanggil, Boyamin MAKI Temui Dewas KPK Bawa Bukti Rekaman Sidang
-
Ammar Zoni Ditanya Jaksa Apakah Pernah Isap Ganja di Penjara, Jawabannya Disorot
-
Bawa 26 Kilogram Ganja, Pengemudi Mobil Diamankan Polres Labuhanbatu Selatan
-
Ditanya Jaksa, Ammar Zoni Akui Pernah Isap Ganja di Penjara
-
Pemerintah Pusat Puji Gerak Cepat Gubernur Bobby Nasution Bangun Huntap Korban Bencana
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
-
Harga Kripto Naik Turun, COIN Pilih Parkir Dana IPO Rp220 Miliar di Deposito dan Giro
-
Prabowo Cabut Izin Toba Pulp Lestari, INRU Pasrah dan di Ambang Ketidakpastian
-
Guncangan di Grup Astra: Izin Tambang Martabe Dicabut Prabowo, Saham UNTR Terjun Bebas 14%!
-
Emas dan Perak Meroket Ekstrem, Analis Prediksi Tren Bullish Paling Agresif Abad Ini
Terkini
-
Indosat Hadirkan AIvolusi5G yang Kini Mencakup Lebih dari 340 Site Kota Medan
-
Telkomsel Lanjutkan Kebijakan Penyesuaian Biaya Berlangganan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
-
Ansor Medan Apresiasi Gebrakan Menkomdigi Meutya Hafid Tekan Transaksi Judol hingga 57 Persen
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini
-
PSMS Medan Bawa 23 Pemain ke Aceh untuk Curi Poin dari Persiraja