SuaraSumut.id - Komite Disiplin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia atau Komdis PSSI memberikan sanksi kepada pemain PSMS Medan Wahyu Rahmat Illahi.
Sanksi yang diberikan kepada Wahyu berupa denda Rp 5 juta. Selain itu, ia juga dilarang bermain sebanyak dua laga. Keputusan itu berdasarkan hasil sidang Komite Disiplin PSSI pada tanggal 19 Januari 2024.
"Hukuman: sanksi tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan, denda Rp.5.000.000," tertulis dalam situs PSSI dilihat Senin (29/1/2024).
Hukuman yang didapat Illahi usai melawan Semen Padang FC di Stadion H Agus Salim, Padang, Sumatera Barat, Rabu 17 Januari 2024. Dalam laga tersebut, tim berjuluk Ayam Kinantan dibungkam Semen Padang dengan skor 2-0.
Dirinya dinilai telah melakukan pelanggaran serius terhadap pemain tim berjuluk Kabau Sirah. Kala itu wasit langsung melayangkan kartu merah ke Wahyu.
"Jenis Pelanggaran: melakukan pelanggaran serius menggunakan tubuhnya secara berlebihan kepada pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung," tulisnya.
PSMS bakal melakoni laga terakhir di Liga 2 dengan menjamu PSIM Yogyakarta. Laga PSMS vs PSIM akan berlangsung di Stadion Baharoeddin Siregar, Deli Serdang, Sabtu 3 Februari 2024.
Berita Terkait
-
Petinggi MU Dijatuhi Hukuman Usai Sebut Wasit FIFA Dipakai Mafia
-
Cerita Pemain Jepang Yusuke Sasa Main di Tangerang, Depok hingga Jadi Mualaf di Bogor
-
3 Gebrakan John Herdman Usai Ditunjuk Jadi Pelatih Timnas Indonesia
-
Blusukan ke Liga 2, Inilah 3 Berlian Tersembunyi yang Bisa Dilirik John Herdman
-
John Herdman 'Blusukan' ke Liga 2, Berencana Orbitkan Pemain Baru?
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Resmikan Jembatan Bailey di Nias Selatan, Jenderal Maruli: Kini Warga Tak Lagi Terisolasi
-
Pria di Tapteng Aniaya Istri Usai Pulang Mabuk, Pelaku Ditangkap
-
Review Rapika: Pelicin Pakaian Untuk Memudahkan Aktivitas Menyetrika
-
IOH Pulihkan 800 BTS Terdampak Bencana Aceh, Pastikan Masyarakat Tetap Terhubung hingga Lebaran
-
Curhat ke Prabowo, Bocah Nias yang Sempat Viral Minta Jembatan Tagih MBG dan Bermimpi Jadi Dokter