SuaraSumut.id - Sebanyak 150 remaja putri di Kabupaten Aceh Timur, mengalami anemia. Hal ini berdasarkan hasil skrining. Demikian dikatakan oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Timur Abdullah.
"Dalam tahun ini dari skrining anemia, kami mendapati ada 150-an remaja putri mengalami anemia," katanya melansir Antara, Rabu (31/1/2024).
Namun apa itu anemia yang dialami remaja putri Aceh Timur? Berikut penjelasannya.
Melansir dari situs hellosehat, anemia merupakan penyakit gangguan darah yang ditandai dengan kurangnya jumlah sel darah merah dalam tubuh manusia. Itu sebabnya kondisi ini disebut juga sebagai penyakit kurang darah.
Kurang darah juga bisa terjadi jika sel-sel darah merah tidak mengandung cukup hemoglobin. Hemoglobin adalah protein kaya zat besi yang memberikan warna merah pada darah.
Protein ini membantu sel-sel darah merah membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Jika tubuh kekurangan asupan zat besi dari makanan, hemoglobin akan terganggu.
Gejala Anemia
Anemia pada taraf ringan mungkin tidak memunculkan gejala yang begitu berarti. Namun, umumnya, gejala anemia adalah:
- Merasa mudah marah
- Merasa lemah atau lelah lebih sering dari biasanya
- Sakit kepala
- Sulit berkonsentrasi atau berpikir
Kondisi ini bisa semakin parah apabila tidak kunjung ditangani. Jika semakin memburuk, gejala kurang darah yang muncul bisa lebih berat, seperti:
- Warna putih pada bagian dalam kelopak mata bawah
- Kuku jari kaki dan tangan rapuh
- Punya keinginan makan makanan tidak bernutrisi yang disebut sebagai pica (seperti makan es batu atau tanah)
- Merasa pusing saat berdiri
- Warna kulit pucat
- Sesak napas
Cara sederhana mengatasi dan mencegah anemia
Sering kali Anda dapat mengatasi anemia dan mencegah kondisi kekurangan sel darah merah tanpa perlu perawatan medis khusus.
Beberapa kondisi anemia memang tidak dapat dicegah. Namun, terdapat beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah anemia defisiensi zat besi dan vitamin dengan cara memilih diet yang mencakup berbagai vitamin dan nutrisi, seperti:
- Konsumsi zat besi
- Konsumsi folat
- Konsumsi vitamin B12
- Banyak konsumsi vitamin C
Berita Terkait
-
Iuran BPJS Gak Jadi Naik, Pemerintah Guyur Rp20 Triliun Demi Tambal Defisit
-
Menkes Budi: Sektor Kesehatan Bisa Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
-
Menkes Minta RS dan Klinik Jujur Isi Sensus Ekonomi: Jangan Takut Data Dipakai untuk Pajak
-
Olahraga Pagi dan Kesehatan Mental: Kebutuhan atau Sekadar Tren?
-
Prabowo Ungkap Target Besar Kesehatan Nasional, 350 Rumah Sakit Akan Dimodernisasi
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
TNI AL Gerebek Pesta Sabu di Tengah Laut, 6 Awak Kapal Ikan Ditangkap
-
Gara-gara Baju Ketat! 46 Warga Aceh Barat Terjaring Razia, Langgar Aturan Busana Syariat
-
Dua Pelaku Zina Dicambuk 100 Kali di Depan Publik, Aceh Barat Kirim Pesan Tegas Penegakan Syariat
-
6 Fakta Pabrik Vape Narkoba 'Labubu' di Medan yang Dikendalikan WNA Singapura
-
Layanan Perumda Tirtanadi Lumpuh, LAPK Sumut: Jangan Jadikan Listrik Sebagai Alasan