SuaraSumut.id - Tahun 2024 ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumbar) target 20 persen UMKM di wilayah tersebut go digital atau memanfaatkan teknologi digital.
"Sampai tahun 2023 baru sekitar 15 persen UMKM yang go digital. Mudah-mudahan tahun 2024 sudah bisa di angka 20 persen," ujar Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) Sumut, Naslindo Sirait, dikutip Jumat (23/2/202).
Sejumlah strategi telah disiapkan oleh Diskop UKM untuk mewujudkan target tersebut. Pertama adalah dengan meningkatkan infrastruktur internet terutama di kawasan yang jauh dari perkotaan.
"Pemerataan itu penting. Kami berharap ada bantuan dari pemerintah pusat untuk pembangunan fasilitasnya," kata Naslindo.
Kedua, dia menambahkan, yaitu membentuk pola pikir UMKM bahwa digitalisasi itu mendatangkan keuntungan dalam jangka panjang karena pasar produk semakin luas.
Sebab, menurut dia, masih ada UMKM yang melihat digitalisasi merugikan dan tidak memiliki prospek yang bagus.
"Kami mesti membangun 'mindset' bahwa digitalisasi itu menjadi investasi masa depan yang menguntungkan UMKM," katanya.
Ketiga, Diskop UKM Sumut terus melakukan pelatihan terutama terkait penggunaan aplikasi perdagangan elektronik (e-commerce).
Terakhir, dia pun menegaskan perlunya peraturan agar perdagangan digital UMKM memiliki perlindungan legal dan regulasi yang jelas.
"Kami akan menyusun regulasi terapi itu harus sejalan dengan aturan dari pemerintah pusat agar semuanya berjalan selaras. Ini terkait keamanan dan lain-lain," tuturnya.
Pada tahun 2023, Pemerintah Provinsi Sumut mencatat ada 1.166.918 pelaku usaha di wilayahnya.
Dari jumlah itu, sebanyak 98,87 persen atau 1.153.758 pengusaha bergerak di bidang usaha mikro dan kecil. Adapun 1,12 persen atau 13.610 pelaku yang berada di tataran usaha menengah dan besar. (Antara)
Berita Terkait
-
Gubernur Bobby Nasution Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana hingga 31 Desember 2025
-
Pemprov Sumut Sediakan Internet Gratis di Sekolah
-
Pemprov Sumut Hadirkan Fast Track Young Preneur 2025, 1.700 Pelaku UMKM Didorong Naik Kelas
-
Hasil Rapat Evaluasi Merekomendasikan Perpanjangan Masa Tanggap Darurat Bencana di Sumut
-
Gubernur Bobby Nasution Dukung LASQI Kenalkan Islam ke Generasi Muda Lewat Seni
Terpopuler
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- Tembus Pelosok Bumi Tegar Beriman: Pemkab Bogor Tuntaskan Ratusan Kilometer Jalan dari Barat-Timur
- 6 Rekomendasi Sabun Mandi di Alfamart yang Wangi Semerbak dan Antibakteri
- Ahmad Sahroni Resmi Kembali Jabat Pimpinan Komisi III DPR, Gantikan Rusdi Masse
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
Pilihan
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
Terkini
-
Polisi Gagalkan Penyelundupan 95 Kg Sabu Tanjung Balai-Medan, Perompak Laut Terlibat
-
Strategi Konservasi Agincourt Resources Sudah Memenuhi Prinsip Hierarki Mitigasi
-
Tangis Histeris ABK Medan Dituntut Hukuman Mati Kasus Sabu 2 Ton: Hukum di Indonesia Tumpul
-
BI Aceh Siapkan Rp4 Triliun Uang Layak Edar untuk Lebaran, Penukaran Dimulai 23 Februari 2026
-
Heboh Warga Aek Ngadol Sebut Kades Tahan ATM dan Buku Rekening Bantuan Bencana