SuaraSumut.id - Tim sukses (Timses) salah satu pasangan calon di Pilkada Aceh Barat diancam menggunakan senjata api. Korban beranam Zakaria B diancam oleh dua orang tak dikenal (OTK) pada Sabtu 21 September 2024 dini hari.
Informasi yang dihimpun, pengancaman terhadap korban yang merupakan tunanetra terjadi saat akan pulang ke rumahnya di Desa Ranto Panyang Timur, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat.
Saat itu korban mengaku dihampiri dua orang pria yang tidak dikenal yang mengendarai sepeda motor. Mereka meminta korban tidak lagi memperjuangkan kandidat calon bupati.
Korban juga diminta oleh pelaku untuk memegang benda diduga senjata api yang dibawa oleh pelaku.
Kapolsek Meureubo AKP Agus Purwanto mengatakan petugas masih menyelidiki peristiwa tersebut.
"Kasus pengancaman ini masih kami selidiki, kami sudah menurunkan personel ke lokasi guna melakukan penyelidikan," katanya melansir Antara, Senin (23/9/2024).
Dirinya juga mengaku korban telah membuat laporan. Untuk sementara petugas masih melakukan pendalaman terkait informasi yang diperoleh.
"Guna menciptakan suasana aman dan kenyamanan di masyarakat, kepolisian juga telah meningkatkan patroli termasuk melakukan patroli tertutup," katanya.
Berita Terkait
-
Ternyata Bukan Hanya Soal Biaya Politik, KPK Bongkar Alasan di Balik OTT 11 Kepala Daerah
-
Rentetan OTT Kepala Daerah, Tito Sebut Ada Masalah Mendasar dalam Rekrutmen Pilkada
-
OTT 10 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024, KPK Dorong Integritas Melalui Kabupaten-Kota Antikorupsi
-
Pro-Kontra Wacana Pilkada Melalui DPRD: Soroti Biaya Politik hingga Nasib Demokrasi
-
Ungkap Bobroknya Pilkada Langsung, Pengamat Singgung Perbaikan Sistem Pemilu
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan