SuaraSumut.id - PSMS Medan menantang Persikabo 1973. Laga keduanya bakal berlangsung di Stadion Kera Sakti, Tangerang, Minggu (1/12/2024). Laga tersebut dijadwalkan kickoff pukul 15.00 WIB.
Pelatih PSMS Nil Maizar menegaskan bahwa anak asuhnya saat ini dalam kondisi optimal, tanpa ada pemain cedera atau akumulasi kartu kuning.
"Semua pemain siap main. Kita menargetkan untuk berusaha memenangkan pertandingan karena ini laga krusial. Persikabo pasti juga siap menghadapi kita," kata Nil, kemarin.
Diketahui, Persikabo berada pada posisi juru kunci Grup A dengan raihan empat poin dari 11 pertandingan. Namun demikian, Nil mengaku bahwa tim berujuk Ayam Kinantan tidak boleh menganggap enteng lawan.
"Saya yakin dengan kondisi tim saya, tapi kita tidak boleh meremehkan mereka. Persikabo memang belum menampilkan performa terbaik, tapi itu tidak menjamin kita lebih baik. Kita harus fokus dan konsentrasi selama 2x45 menit, termasuk injury time," ujar Nil.
Selain itu, Nil juga menyoroti kondisi lapangan Stadion Kera Sakti yang menjadi tantangan tersendiri.
"Kalau di rumput (artifisial atau sintetis) ada masalah, itu bukan hanya buat kita, tapi juga buat Persikabo. Kita harus bisa adaptasi. Mudah-mudahan besok tim bisa menyesuaikan diri dengan baik," ucapnya.
Penyerang PSMS Jacinto Junior Conceicao Cabral atau Juninho mengatakan para pemain sudah melakukan yang terbaik selama sesi latihan.
Dirinya menyakini bahwa ini bukan pertandingan mudah, namun mereka akan berusaha sebaik mungkin untuk merebut tiga poin. Dengan dua kemenangan sebelumnya, kami dalam kondisi yang bagus," ucapnya.
PSMS Medan kini berada di papan bawah klasemen Grup A membutuhkan kemenangan untuk mendongkrak posisinya ke papan dalam perebutan tiket ke babak selanjutnya delapan besar. Pertandingan ini tidak hanya soal poin, tetapi juga soal menjaga nama besar Ayam Kinantan di kancah Liga 2.
Berita Terkait
-
Persipura Jayapura Persembahkan Kemenangan untuk Mettu Dwaramury, Owen: Kami Fokus di Papan Atas
-
Profil Ronny Pasla, dari Lapangan Tenis hingga Jadi Ikon di Bawah Mistar Timnas Indonesia
-
Kiper Muda Rizki Nurfadilah Korban TPPO: Disiksa hingga Disuruh Nipu Orang China
-
Kronologis Kiper Muda Rizki Nurfadilah Jadi Korban TPPO: Berawal Pesan Misterius di FB
-
Siapa Datu Nova Fatmawati? Bos Baru PSIS Semarang, Istri Bos Persela Lamongan
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Pemilik Motor Bekas Wajib Tahu, Ini Pentingnya Cek Oli Mesin di Pagi Hari
-
The Gade Creative Lounge Hadir di Digital Library Unimed
-
Pemerintah Aceh Ajukan Pembayaran BPJS Kesehatan 500 Ribu Korban Bencana Ditanggung APBN
-
Nyaris Lolos ke Malaysia! Ribuan Kulit Biawak Diselundupkan Pakai Modus Pasir dan Kerang
-
180 PMI Bermasalah Dideportasi dari Malaysia, Terbanyak dari Jawa Timur dan Aceh