- Sebanyak 180 Pekerja Migran Indonesia bermasalah dideportasi dari Malaysia tiba di Pelabuhan Dumai pada Sabtu, 7 Februari 2026.
- Mayoritas PMI dideportasi berasal dari Jawa Timur (53 orang) dan Aceh (40 orang), dengan total 133 laki-laki dan 47 perempuan.
- Setelah tiba, para PMI menjalani pemeriksaan dan difasilitasi di P4MI Dumai sambil menunggu pemulangan ke daerah asal masing-masing.
SuaraSumut.id - Sebanyak 180 Pekerja Migran Indonesia (PMI) bermasalah dideportasi dari Malaysia. Mereka tiba di Pelabuhan Dumai, menggunakan Kapal Indomal Dynasty pada Sabtu, 7 Februari 2026.
Para PMI yang dipulangkan berasal dari berbagai daerah di Indonesia, dengan jumlah terbanyak dari Jawa Timur dan Aceh.
“Ada 180 Pekerja Migran Indonesia bermasalah dideportasi dari Malaysia,” kata Kepala BP3MI Riau, Fanny Wahyu Kurniawan di Pekanbaru, Selasa, 10 Februari 2026.
Dari total 180 PMI, tercatat 133 orang berjenis kelamin laki-laki dan 47 orang perempuan. Sebaran daerah asal PMI tersebut meliputi:
- Jawa Timur: 53 orang
- Aceh: 40 orang
- Nusa Tenggara Barat: 31 orang
- Sumatera Utara: 20 orang
- Jawa Tengah: 6 orang
- Jawa Barat: 6 orang
- Riau dan Sumatera Barat: masing-masing 4 orang
- Lampung: 3 orang
Sementara itu, masing-masing 2 orang berasal dari Kalimantan Selatan dan Sulawesi Selatan, serta 1 orang masing-masing dari DKI Jakarta, Bengkulu, Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, Nusa Tenggara Timur, Kepulauan Bangka Belitung, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Setibanya di Dumai, seluruh PMI menjalani serangkaian pemeriksaan, mulai dari verifikasi dokumen, pemeriksaan kesehatan, hingga pendataan identitas. Selanjutnya, para PMI dibawa ke Rumah Ramah Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Kota Dumai untuk mendapatkan layanan pelindungan, fasilitasi, sambil menunggu proses pemulangan ke daerah asal masing-masing.
Ia mengingatkan agar masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri menggunakan jalur resmi dan prosedural. Pihaknya mengaku juga terus memberikan edukasi tentang bahaya bekerja ke luar negeri secara ilegal serta pentingnya mengikuti prosedur resmi yang ditetapkan pemerintah.
“Pemerintah berkomitmen untuk melindungi dan memfasilitasi PMI yang mengalami kendala di luar negeri. Kami hadir untuk memastikan setiap pekerja migran mendapatkan perlindungan maksimal, serta memberikan edukasi agar mereka dapat bekerja secara legal dan aman di luar negeri,” kata Fanny.
Berita Terkait
-
Kabut Asap Diduga Batasi Jarak Pandang di Malaysia, Tiga Orang Tewas Kecelakaan
-
Tragis! Sekolah Tutup karena Kabut Asap, Tiga Kakak Beradik Tewas Kecelakaan Saat Pulang
-
Viral Turis Indonesia Kasih Makan Rusa di Jepang Pakai Sampah Plastik, Sempat Dikira Warga Malaysia
-
Sudah dari 2025, DPRD Sebut Pramono Anung Lamban Bertindak Soal Pungutan Paksa PMI
-
Asap Karhutla Indonesia Makin Parah, Ratusan Sekolah di Malaysia Tutup!
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Menyakitkan Para Pencari Kerja, Guru Besar UGM: Perbuatan Gibran Tercela, Harus Diselesaikan
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
IM3 Istimewa Hadir dengan Lebih Banyak Manfaat dalam Satu Paket Prabayar
-
Bobby Nasution soal Ijazah SMA Girban: Sekalian Aja Permasalahkan Gelar Sarjananya
-
Nasabah BRI Private & Prioritas Silakan Nonton di The Premiere XXI Pakai Promo Beli 1 Dapat 2 Tiket
-
Nikmati Free MCU dan Special Offers Privilege Prodia Bagi Nasabah BRI Private serta BRI Prioritas
-
Breaking News! Belasan Siswa SD Negeri di Medan Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Santap MBG