- Presiden Prabowo menyetujui anggaran Rp50 juta per desa terdampak bencana di Aceh untuk bantuan sapi meugang Ramadan 2026.
- Bantuan diberikan kepada 1.455 desa terdampak bencana melalui transfer uang langsung ke rekening pemerintah daerah setempat.
- Anggaran Rp50 juta merupakan patokan harga tertinggi dan teknis pembelian sapi diserahkan kepada pemerintah kabupaten/kota masing-masing.
SuaraSumut.id - Presiden Prabowo Subianto telah menyediakan anggaran Rp50 juta per desa terdampak bencana di Aceh untuk bantuan sapi meugeng menyambut bulan suci Ramadan 2026.
"Respon dari pak presiden minggu lalu sudah setuju memberikan sapi meugang kepada daerah terdampak. Anggarannya Rp50 juta per desa," kata Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, melansir Antara, Selasa, 10 Februari 2026.
Sebelumnya, Gubernur Aceh Muzakir Manaf pernah mengusulkan adanya bantuan sapi meugang untuk masyarakat terdampak bencana Aceh menyambut Ramadhan, dan kini telah mendapatkan respon positif dari pemerintah pusat.
Bantuan sapi meugang tersebut diberikan untuk 1.455 desa terdampak berdasarkan data verifikasi terakhir, masing-masing desa diberikan Rp 50 juta atau patokan harga sapi tertinggi.
"Desa yang ditetapkan terkena bencana 1.455 desa. Itu lah yang akan mendapatkan sapi meugang sebelum bulan puasa ini," ujarnya.
Bantuan Presiden tersebut diberikan dalam bentuk uang melalui rekening pemerintah daerah terdampak. Kemudian, pemerintah kabupaten/kota yang membeli atau membagikan kepada masyarakat.
"Bantuan (sapi meugang) Presiden dalam bentuk uang. Kami memastikan nanti uan dikirimkan ke kabupaten/kota," ungkapnya.
Harga sapi di daerah memang tidak sampai Rp50 juta per ekornya, artinya bisa dibelikan hingga dua sapi per desa, tetapi untuk teknisnya nanti dikembalikan kepada pemerintah kabupaten/kota terdampak.
"Patokan pusat memberikan harga sapi tertinggi, Rp50 juta itu bisa beli dua, tapi teknis penyalurannya di kepala daerah semua. Maka, kami juga terus berkoordinasi dengan pusat bagaimana teknisnya," tegasnya.
Ia menambahkan, meski banyak ternak di Aceh mati diterjang banjir, dipastikan menjelang meugang nanti tetap tersedia di Aceh, karena banyak didatangkan sapi dari luar.
“Saya rasa di daerah kita masih ada sapi juga, biasanya saat meugang datang sapi dari luar ke Aceh. Solusinya kita pikirkan nanti, sekarang yang penting anggaran sudah tersedia," katanya.
Berita Terkait
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Bahas Skandal Asusila Bill Clinton, Deny Indrayana Ingatkan Prabowo Soal 3 Hal Bikin Rezim Runtuh
-
Prajurit TNI dan Pegawai Kemenhan 'Full Senyum', Prabowo Resmi Naikkan Tunjangan Kinerja
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Masalah Indonesia di Luar Perkiraan, Prabowo Ditantang Buktikan Keberanian Sikat Mafia Internal
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Medan, Belasan Rumah Warga Rusak
-
BRI Peduli Bangun 3 Posko Logistik dan Dapur Umum untuk Bantu Korban Gempa NTT
-
Pilu Pensiunan PTP III, Kebun Sawit di Langkat yang Jadi Tumpuan Hari Tua Diklaim Agrinas
-
Viral Wanita Dianiaya Kekasih di Jalanan Medan, Pelaku Positif Narkoba
-
Imigrasi Sumut Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Pertegas Kedaulatan dan Integritas