- Pengecekan oli mesin saat pagi hari penting karena volume oli tampak lebih akurat saat mesin dalam kondisi dingin.
- Pemeriksaan rutin membantu mendeteksi penurunan level oli dini, sinyal adanya masalah pada sistem pelumasan motor bekas.
- Manfaat utama pengecekan pagi adalah menjaga performa mesin optimal dan mengurangi risiko keausan komponen serius.
SuaraSumut.id - Bagi pemilik motor bekas, memeriksa kondisi oli mesin secara rutin merupakan langkah sederhana namun sangat penting untuk menjaga performa kendaraan.
Salah satu waktu terbaik melakukan pengecekan adalah pagi hari, karena kondisi mesin masih dingin sehingga perubahan volume oli dapat terlihat lebih jelas.
Tidak sedikit pengendara mengabaikan pemeriksaan ini, padahal oli mesin yang tampak berkurang atau tidak stabil bisa menjadi sinyal awal adanya masalah pada sistem pelumasan.
Dengan melakukan pengecekan rutin, pemilik motor dapat mendeteksi potensi kerusakan sejak dini sebelum menimbulkan kerusakan yang lebih serius.
Mengapa Cek Oli di Pagi Hari Penting?
Saat mesin belum digunakan, oli berada pada posisi stabil di bak oli sehingga ketinggian volumenya dapat terlihat lebih akurat melalui dipstick.
Jika level oli terlihat menurun secara tidak wajar, hal tersebut bisa menjadi indikasi adanya kebocoran, penguapan berlebih, atau pembakaran oli di dalam mesin.
Untuk memastikan kondisinya, pemilik motor dapat menyalakan mesin selama beberapa menit, lalu mematikannya kembali dan mengecek ulang level oli.
Perbandingan sebelum dan sesudah pemanasan membantu mengetahui apakah terjadi perubahan volume yang signifikan.
Sangat Dianjurkan untuk Motor Bekas
Pemeriksaan oli di pagi hari sangat dianjurkan bagi motor bekas, terutama jika riwayat perawatannya tidak diketahui secara lengkap.
Motor yang jarang mendapatkan penggantian oli tepat waktu atau memiliki komponen mesin yang mulai aus cenderung mengalami penurunan volume oli lebih cepat dibanding motor baru.
Meski pengurangan oli dalam jumlah kecil masih tergolong normal, penurunan yang cukup besar perlu segera ditindaklanjuti melalui pemeriksaan bengkel atau penggantian oli lebih awal dari jadwal rutin.
Manfaat Rutin Memeriksa Oli Mesin
Membiasakan diri mengecek oli setiap pagi memberikan banyak manfaat, antara lain:
Memastikan sistem pelumasan bekerja optimal
Mendeteksi potensi kebocoran atau kerusakan mesin lebih cepat
Mengurangi risiko keausan komponen akibat pelumasan yang kurang
Membantu memperpanjang usia pakai mesin motor
Dengan langkah sederhana yang hanya membutuhkan waktu beberapa menit, pemilik motor bekas dapat menjaga performa kendaraan tetap optimal sekaligus menghindari biaya perbaikan yang lebih besar di kemudian hari.
Berita Terkait
-
Harga Mobil Mitsubishi Februari 2026, Mending Xforce atau Xpander Cross?
-
Dipantau Publik, Motor Mahal Tunggangan Mohan Hazian Jadi Sorotan, Intip Harga dan Spesifikasinya
-
VinFast Optimis di Tengah Penurunan Tren Penjualan Motor Listrik Nasional
-
Apa yang Dimaksud Vampir Oli pada Motor? Kenali 5 Penyebabnya
-
IPONE Luncurkan Oli Katana Series di IIMS 2026 Bawa Teknologi Ester untuk Motor Matic
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
The Gade Creative Lounge Hadir di Digital Library Unimed
-
Pemerintah Aceh Ajukan Pembayaran BPJS Kesehatan 500 Ribu Korban Bencana Ditanggung APBN
-
Nyaris Lolos ke Malaysia! Ribuan Kulit Biawak Diselundupkan Pakai Modus Pasir dan Kerang
-
180 PMI Bermasalah Dideportasi dari Malaysia, Terbanyak dari Jawa Timur dan Aceh
-
Status Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan Aceh Barat Dicabut