- Petugas Bea Cukai Teluk Nibung dan Karantina gagalkan penyelundupan 1.984 lembar kulit biawak ke Malaysia.
- Modus penyelundupan menggunakan boks ditutup tumpukan pasir dan daging kerang di Pelabuhan Teluk Nibung.
- Barang bukti diserahkan ke Balai Karantina Tanjung Balai Asahan untuk tindak lanjut pemrosesan.
SuaraSumut.id - Upaya penyelundupan besar-besaran kulit satwa liar digagalkan petugas gabungan dari Bea Cukai Teluk Nibung dan Balai Besar Karantina Satuan Pelayanan Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara.
Sebanyak 1.984 lembar kulit biawak ditemukan petugas saat hendak dikirim ke Malaysia melalui Pelabuhan Teluk Nabung.
Kepala Kantor Bea Cukai Teluk Nibung, Nurhasan Ashari mengatakan, modus yang digunakan untuk mengelabui petugas cukup rapi.
Kulit-kulit biawak tersebut dimasukkan ke dalam boks yang bagian atasnya ditutupi dengan tumpukan pasir dan daging kerang. Petugas menemukan dua fiber boks berisi kulit biawak pada Minggu, 8 Februari 2026.
”Modus pelanggaran diduga akan melakukan penyelundupan kulit satwa liar dengan dimasukkan ke dalam fiber boks ditutup dengan pasir dan daging kerang, untuk kemudian dikirim melalui Pelabuhan Teluk Nibung menuju Malaysia," katanya melansir antara, Selasa, 10 Februari 2026.
"Saat dilakukan penindakan, pemilik barang atau yang bertanggungjawab tidak ditemukan atau sudah tidak ada di tempat," sambungnya.
Biawak merupakan hewan yang termasuk hewan dalam Appendix II CITES, dan juga merupakan media pembawa Hama dan Penyakit Hewan Karantina.
Barang bukti tersebut telah dibawa ke Kantor Bea Cukai Teluk Nibung untuk didata dan dicacah dan kemudian diserahterimakan kepada Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Tanjung Balai Asahan untuk di proses lebih lanjut.
Berita Terkait
-
Pemulihan Pascabanjir Aceh Jelang Idul Fitri Disorot Media Asing
-
Separuh Habitat Hilang, Ini Strategi Pemerintah Selamatkan Gajah Indonesia
-
Sumatera Utara Resmi Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-19 2026
-
1,7 Juta KPM Daerah Bencana Sumatra Terima Bansos
-
Terpapar Radikalisme via Medsos, Dua Anak di Langkat Terlibat Kasus Terorisme
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Panduan Lengkap Cara Bayar Denda Tilang ETLE 2026 dengan Mudah dan Cepat Melalui HP
-
Pemkab Aceh Barat Alokasikan Rp 1 Miliar Bangun Kembali Jalan Rusak
-
Kejati Sumut Tahan 1 Eks Kepala KSOP Belawan di Kasus Dugaan Korupsi PNBP
-
PP Tunas Berlaku Sabtu Besok, Ini Daftar Aplikasi yang Harus Diblokir Akun Anak
-
Polda Sumut: Judi Online di Apartemen Medan Beromzet Rp 7 Miliar, 19 Orang Tersangka