- Seorang pemuda berinisial FLS (19) ditangkap di Medan pada 9 Februari 2026 terkait tawuran maut.
- Korban tewas tertembak suar kapal saat tawuran terjadi di area parkiran Pertamina dini hari.
- Polisi mengamankan barang bukti suar dan menembak kaki pelaku karena sempat melakukan perlawanan.
SuaraSumut.id - Polisi menangkap seorang pemuda berinisial FLS (19), warga Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan Senin, 9 Februari 2026, terkait insiden tawuran maut yang merenggut satu korban jiwa.
Dalam penangkapan itu, polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu unit Rocket Comet Parachute Flare Signal SOS yang digunakan pelaku.
Tawuran maut tersebut berlangsung pada Minggu, 8 Februari 2026 dini hari, saat situasi di lokasi tengah diwarnai aksi tawuran, korban berjalan menuju mobilnya, namun malah terkena tembakan suar pelaku tawuran.
Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi, memaparkan kronologi kejadian yang berujung pada meninggalnya korban.
"Saat itu situasi sedang terjadi tawuran. Korban hendak mengambil mobilnya yang terparkir di area parkiran Pertamina, namun ketika berjalan menuju mobil, korban terkena tembakan senjata SOS kapal di bagian belakang punggung dan seketika itu juga korban meninggal dunia di tempat,” kata Rosef, Selasa, 10 Februari 2026.
Usai menerima laporan kejadian, aparat Sat Reskrim langsung bergerak melakukan penyelidikan dan memburu pelaku yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.
“Pada hari Minggu, 8 Februari 2026, tim telah mendapatkan informasi informasi pelaku FLS dan kemudian pada Senin, 9 Februari didapat informasi keberadaan pelakudi wilayah Palu Merbau, Percut Sei Tuan," ujarnya.
Kapolres menjelaskan personel Sat Reskrim Polres Belawan kemudian bergerak dan mengamankan pelaku di lokasi tersebut.
Dalam proses penangkapan, tersangka sempat melakukan perlawanan yang dinilai membahayakan keselamatan petugas maupun warga sekitar.
“Petugas telah memberikan tembakan peringatan, namun tidak diindahkan oleh pelaku, sehingga dilakukan tindakan tegas terukur dengan menembak ke arah kaki untuk menghentikan perlawanannya,” tambahnya.
Berdasarkan pemeriksaan awal, FLS mengakui keterlibatannya dalam aksi tawuran tersebut. Ia juga mengaku menembakkan senjata SOS kapal milik seseorang berinisial R ke arah korban. Sementara itu, rekan-rekan pelaku lainnya disebut membawa senapan angin dan senjata tajam.
“Saat ini pelaku masih menjalani proses penyidikan lebih lanjut dan pelaku lainnya tetap kami kejar," katanya.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Viral Keributan Pelajar di Menteng, Polisi Ungkap Kronologi Sebenarnya
-
Viral Tawuran di Matraman Raya, Polisi Smackdown Pelajar Berpakaian Sekolah
-
Hendak Tawuran di Cakung, 2 Pemuda Ditangkap Brimob Polda Metro Jaya
-
Warga Medan Merapat! 3 Spot Healing untuk Sehari, Bisa PP Naik Motor!
-
Gempar! Penembakan Massal di Dekat Sekolah Lukai 8 Orang di Turki
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
Pilihan
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
Terkini
-
Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi
-
2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026
-
Pengendara Motor di Simalungun Tewas Tertimpa Pohon Tumbang
-
Pengamat Nilai Putusan MK Terkait Ijazah Gibran Buka Peluang Pemakzulan: dan Pidana Murni...
-
Cara Menghilangkan Noda Kopi di Cangkir, Cukup Pakai Bahan di Rumah