SuaraSumut.id - Sebanyak 13.943 dari 29.212 anak di Kabupaten Simeulue, Aceh, sudah mempunyai kartu identitas anak atau (KIA).
"Angka kepemilikan KIA di Kabupaten Simeulue sudah mencapai 48,12 persen. Kami terus berupaya meningkatkan kepemilikan KIA," kata Kepala Disdukcapil Kabupaten Simuelue Ahmanuddin, Rabu 30 Juli 2025.
Pencapaian angka kepemilikan KIA tersebut masih kurang 12 persen dari target nasional yakni 60 persen dari jumlah anak wajib KIA di Kabupaten Simeulue.
"Anak yang belum memiliki KIA di Simeulue saat ini tercatat 15.269 orang tersebar di sepuluh kecamatan di Kabupaten Simeulue. Jumlah ini masih kurang 12 persen dari target nasional," ujarnya.
Dari sepuluh kecamatan di Kabupaten Simeulue, kata Ahmanuddin, kepemilikan KIA terbanyak ada di Kecamatan Simeulue Timur dengan jumlah sebanyak 4.305 anak.
Ahmanuddin mengatakan pihaknya terus menyosialisasikan kepada masyarakat penting membuat kartu identitas anak. KIA sama dengan kartu tanda penduduk bagi orang dewasa.
"Sedangkan kendala dalam meningkatkan kepemilikan KIA, kata dia, di antaranya kekurangan biaya kegiatan operasional untuk jemput bola ke desa-desa oleh petugas," katanya.
Berita Terkait
-
Aceh Dorong Ekosistem Kreatif Lewat Pengaktifan Kembali Lewat AMANAH, Apa Itu?
-
Generasi Muda Jadi Kunci, Aceh Dorong Peran Kreatif dalam Pembangunan
-
Kemnaker Salurkan Rp32,25 Miliar untuk Percepat Pemulihan Ekonomi di Sumut dan Aceh
-
Mulai 200 Jutaan! Cek Harga Lengkap Mobil KIA Terbaru yang Wajib Dilirik
-
Napoleon dari Tanah Rencong: Saat Sejarah Aceh Menjadi Nyata dalam Novel Akmal Nasery Basral
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Malaysia Healthcare Expo Hadir di Medan, Bisa Konsultasi Tanpa Biaya
-
Likuiditas Kuat, BRI Jaga Keseimbangan Dividen dan Ekspansi
-
Satu Lagi Kawanan Perampok Serang-Bacok Sopir Truk di Medan Ditangkap
-
Ratusan Ojol Kepung Kantor Debt Collector di Medan Gegara Motor Rekan Ditarik Paksa
-
Sinergi Imigrasi Belawan-Ombudsman, Wujud Kepastian Layanan dan Hukum