SuaraSumut.id - Aroma menyengat dan tidak sedap yang muncul akibat proses pembusukan tubuh tikus yang sudah mati bikin bau seisi rumah.
Bau ini biasanya digambarkan seperti campuran bau telur busuk, amonia, sulfur, dan daging busuk yang sangat tajam.
Proses pembusukan ini menghasilkan senyawa kimia volatil seperti putrescine, cadaverine, hidrogen sulfida, metana, dan asam butirat yang menyebabkan bau khas tersebut.
Bau ini dapat bertahan dari beberapa hari hingga berminggu-minggu tergantung suhu, kelembaban, dan ventilasi udara di sekitar bangkai tikus.
Biasanya bau bangkai tikus sulit hilang jika bangkainya berada di tempat tersembunyi seperti dalam dinding, langit-langit, atau bawah furnitur.
Lantas bagaimana cara menghilangkan bau bangkai tikus di rumah Anda. Berikut empat cara efektif mengatasi bau bangkai tikus di rumah adalah:
1. Menggunakan ampas kopi: Ampas kopi kering dapat menyerap dan menetralisir bau tak sedap serta menutupinya dengan aroma kopi yang menyenangkan. Letakkan ampas kopi di beberapa mangkuk kecil di sudut ruangan dekat sumber bau.
2. Menggunakan arang aktif: Arang aktif memiliki permukaan berpori yang kuat untuk mengikat dan menjebak molekul bau secara alami. Letakkan arang aktif di area yang dicurigai ada bangkai tikus.
3. Menyemprot larutan cuka: Campurkan cuka dan air dengan perbandingan 1:1 kemudian semprotkan ke area yang berbau. Asam asetat pada cuka membantu mengurai molekul penyebab bau sehingga netralisasi bau terjadi.
4. Taburkan soda kue (baking soda): Soda kue bersifat basa dan dapat menetralkan bau asam dari bangkai. Taburkan secara merata di area sumber bau dan biarkan menyerap beberapa jam atau semalaman. Bisa juga dibuat larutan untuk disemprot.
Selain keempat cara di atas, penting juga untuk memastikan ventilasi rumah cukup baik agar udara segar masuk dan bau cepat hilang.
Jangan lupa jika memungkinkan, segera temukan dan buang bangkai tikusnya agar sumber bau benar-benar teratasi. Cara-cara ini menggunakan bahan alami yang mudah ditemukan dan relatif aman untuk rumah Anda.
Berita Terkait
-
34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
-
Ruang Bercakap #22: Naskah Sering Ditolak? Ini Bocoran dari Editor Yoursay
-
Tips Memilih Sepatu Jalan Nyaman untuk Orang Tua, Ini 5 Rekomendasi yang Gak Bikin Pegal
-
Hadapi Cuaca Ekstrem, Jaga Kesehatan dan Kebersihan dengan 10 Tips Ini
-
5 Kekurangan Membeli Motor Bekas dan Tips Agar Tidak Salah Beli
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Kecelakaan Kereta Api Vs Mobil di Tebing Tinggi, 9 Penumpang Avanza Tewas
-
Layanan Pegadaian Hadir di Mandrehe Nias Barat
-
Indosat Hadirkan AIvolusi5G yang Kini Mencakup Lebih dari 340 Site Kota Medan
-
Telkomsel Lanjutkan Kebijakan Penyesuaian Biaya Berlangganan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
-
Ansor Medan Apresiasi Gebrakan Menkomdigi Meutya Hafid Tekan Transaksi Judol hingga 57 Persen