SuaraSumut.id - Sebanyak 44 orang diamankan saat demo penolakan tunjangan mewah DPR, di gedung DPRD Sumut.
Dari total tersebut, 42 di antaranya telah dipulangkan. Sementara dua orang lainnya diperiksa karena positif mengonsumsi narkoba.
"Yang dipulangkan 42 orang, dan dua lagi kami serahkan ke Ditresnarkoba," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan, Kamis 28 Agustus 2025.
Kedua peserta demo yang positif narkoba itu tengah menjalani pemeriksaan lanjutan di Ditresnarkoba Polda Sumut.
"Sesuai ketentuan, mereka akan diajukan dalam program rehabilitasi," ujarnya.
Ia menambahkan Polri tetap menjunjung tinggi hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat, namun menekankan agar dilakukan secara damai dan sesuai aturan.
Sebelumnya diberitakan, sedikitnya 39 orang diamankan saat aksi demo di DPRD Sumut pada Selasa 26 Agustus 2025. Mereka yang diamankan ini diklaim sebagai provokator dan pelaku anarkis.
"Polisi mengamankan 39 orang yang diduga sebagai provokator maupun pelaku anarkis," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan.
Ferry merinci yang diamankan terdiri dari 15 mahasiswa dan 24 masyarakat umum. Mereka yang diamankan dibawa ke Ditreskimum Polda Sumut untuk diperiksa.
"Seluruhnya dibawa ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut guna dilakukan pemeriksaan sesuai ketentuan hukum yang berlaku," ujarnya.
Ferry menyebut aksi tersebut awalnya berjalan tertib. Namun, aksi memanas setelah massa merobohkan gerbang DPRD Sumut dan melakukan pelemparan batu serta petasan ke arah petugas.
Untuk mencegah kerusuhan semakin meluas, aparat bertindak tegas namun tetap mengedepankan prinsip persuasif.
Kericuhan juga mengakibatkan sejumlah aparat mengalami luka saat berupaya menahan massa.
Beberapa personel dari Polda Sumut maupun Polrestabes Medan harus mendapatkan perawatan medis akibat terkena lemparan benda tumpul hingga tusukan pipa maupun terjatuh saat pengamanan.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Isu Gerakan Massa Agustus Ramai di Medsos, Murni Keresahan Ekonomi atau Ada Kepentingan Politik?
-
Hasto Minta Agustus Diisi Kegiatan Positif, Bukan Demo: Kritik Tetap Boleh
-
Aksi Damai Para Peternak Ayam di Berbagai Daerah
-
Tolak Peredaran Tramadol, Warga Gelar Aksi di Kawasan Tanah Abang
-
Pendapatan Anjlok, Sopir Angkot M44 Geruduk Balai Kota Minta Pramono Evaluasi Rute Mikrotrans 48A
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Kontak Tembak dengan OPM Saat HUT ke-81 RI, 1 Prajurit TNI Gugur-2 Terluka
-
Pengendara Motor di Deli Serdang Jadi Korban Begal, Paha Ditusuk, Motor hingga HP Raib
-
81 Tahun Indonesia Merdeka, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan Lewat 8 Kontribusi Utama
-
Cara Ampuh Membersihkan Keran Kamar Mandi Agar Kinclong, Cuma Pakai Bahan Ini
-
Gempa NTT Rusak RSUD Manggarai, BNPB Siapkan Rumah Sakit Lapangan