Masukkan deskripsi detail agar AI memahami nuansa yang ingin diciptakan. Berikut prompt-nya:
A cinematic portrait of a young Asian man in a dimly lit, vintage-style classroom. Shot from a distance, with the chair partially reclined in the foreground. Golden light from a small window illuminates his face diagonally. He sits alone with a serene expression, his feet on the desk, wearing a black sweater, black cargo pants, headphones, and messy hair. The background features a pale wall with notes and photos, seen in sharp focus. The image has a nostalgic feel, with visible film grain, reminiscent of 35mm film photographs. (Aspect ratio 3:4)."
Dalam bahasa Indonesia:
Potret sinematik seorang pemuda Asia di ruang kelas bergaya vintage yang remang-remang. Diambil dari kejauhan, dengan sandaran kursi sebagian di latar depan. Cahaya keemasan dari jendela kecil menyinari wajahnya secara diagonal. Ia duduk sendirian dengan ekspresi tenang, kaki di atas meja, mengenakan sweter hitam, celana kargo hitam, headphone, dan rambut berantakan. Latar belakangnya menampilkan dinding pucat dengan catatan dan foto, terlihat dengan fokus tajam. Gambar ini memiliki nuansa nostalgia, dengan butiran film yang terlihat, mengingatkan pada foto film 35mm. (Rasio aspek 3:4)."
4. Tekan "Send" dan Tunggu Hasilnya
Setelah prompt dimasukkan, klik Send lalu tunggu proses rendering. Biasanya butuh beberapa detik hingga menit.
5. Download dan Simpan
Jika hasil sesuai ekspektasi, langsung download. Simpan dengan format high-quality agar tetap tajam saat diunggah di media sosial.
Tips Tambahan Agar Foto AI Lebih Estetik
- Gunakan tone hangat (warm white balance) agar efek nostalgic lebih terasa.
- Tambahkan grain seperti ISO 400 film untuk menambah kesan analog.
- Komposisi sinematik: gunakan angle dari jauh, framing kursi atau jendela, sehingga foto terasa lebih hidup.
- Hindari bokeh berlebihan, biarkan detail foreground hingga background tetap jelas untuk kesan natural.
Berita Terkait
-
Cara Ganti Background Pas Foto Jadi Biru untuk Syarat Daftar Manajer Koperasi Merah Putih
-
Usai Kasus Foto AI PPSU, Pramono Benahi Sistem JAKI dan Batasi Akses Laporan ASN
-
Pramono Anung Sebut Aduan Warga ke JAKI Tidak Turun Usai Skandal Foto AI, Tapi Tak Boleh Terulang
-
Sosok Lurah Kalisari yang Dinonaktifkan Gegara Foto AI, Kantongi Gaji Fantastis Tiap Bulan
-
Resmi! Lurah Kalisari Dinonaktifkan Buntut Skandal Tangani Laporan di JAKI Pakai Foto AI
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
BRI Group Perkuat Ekosistem Ultra Mikro Lewat BRILink Agen Mekaar
-
BNI Tanggapi Aksi Demonstrasi di Pematangsiantar
-
Malaysia Healthcare Expo Hadir di Medan, Bisa Konsultasi Tanpa Biaya
-
Likuiditas Kuat, BRI Jaga Keseimbangan Dividen dan Ekspansi
-
Satu Lagi Kawanan Perampok Serang-Bacok Sopir Truk di Medan Ditangkap