- PS5 Pro menghadirkan performa ray tracing yang jauh lebih baik untuk pencahayaan, bayangan, dan refleksi dalam game
- PS5 Pro mendukung Wi-Fi 7 dan HDMI 2.1
-
Game baru PS5 tahun 2025 yang mendorong performa konsol sampai batas maksimal antara lain "Stellar Blade," "Final Fantasy VII Rebirth," dan "Horizon Forbidden West."
SuaraSumut.id - PS5 Pro memiliki unit komputasi grafis (GPU) sekitar 67 persen lebih banyak dibanding PS5 standar. Ini membuat kemampuan rendering grafis meningkat hingga 45 persen lebih cepat, sehingga tampilan visual lebih detail, tajam, dan frame rate lebih stabil untuk pengalaman bermain yang lebih halus.
PS5 Pro menghadirkan performa ray tracing yang jauh lebih baik untuk pencahayaan, bayangan, dan refleksi dalam game, membuat visual lebih realistis dan suasana game lebih hidup tanpa mengorbankan kinerja.
PS5 Pro menggunakan PlayStation Spectral Super Resolution (PSSR), teknologi upscaling berbasis kecerdasan buatan yang meningkatkan kualitas resolusi gambar dari game dengan resolusi lebih rendah menjadi mendekati 4K atau bahkan 8K tanpa menurunkan performa.
Selain itu, PS5 Pro mendukung Wi-Fi 7 dan HDMI 2.1, mendukung output resolusi 8K dan refresh rate hingga 120Hz, mendukung perangkat display terbaru dengan kualitas gambar optimal.
Fitur-fitur ini bersama-sama mendorong performa PS5 Pro ke tingkat lebih tinggi baik dari sisi visual, kecepatan loading, hingga kelancaran gameplay yang sangat terasa di game-game berat modern.
Game baru PS5 tahun 2025 yang mendorong performa konsol sampai batas maksimal antara lain "Stellar Blade," "Final Fantasy VII Rebirth," dan "Horizon Forbidden West."
Game-game ini memanfaatkan teknologi PS5 Pro seperti peningkatan resolusi 4K, frame rate sampai 60-80 fps, ray tracing, dan fitur upscaling PSSR yang membuat grafis jadi sangat tajam dan gameplay sangat lancar.
Stellar Blade bahkan memiliki mode Pro Max dengan frame rate sampai 80 fps dan teknologi grafis terbaru untuk pengalaman visual terbaik.
Selain itu, "Resident Evil 4" versi PS5 Pro juga memaksimalkan performa dengan grafis ultra-high resolution dan frame rate tinggi, sementara "Horizon Forbidden West" di PS5 Pro bisa tampil dalam kualitas visual setara mode kualitas PS5 standar namun dengan frame rate 60 fps, dua kali lipat lebih halus dari versi biasa.
Game-game tersebut menonjolkan penggunaan performa GPU dan CPU PS5 Pro secara optimal untuk menghadirkan pengalaman game next-gen dengan grafis realistis dan gameplay responsif, menandai batas keras performa konsol PS5 saat ini.
Berita Terkait
-
Keserakahan & Egoisme Berkemas Genre Fantasi Vampir dalam Diabolik Lovers
-
49 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 23 April 2026: Ada Pemain 117-119, Shards, dan Gems
-
73 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 April 2026: Raih Sea Splatter, M82B, dan Diamond
-
Game Sepak Bola Total Football VNG Resmi Hadir di Indonesia dengan Lisensi FIFPro
-
Film Adaptasi Legend of Zelda Gabungkan Elemen dari Beberapa Seri Game Ikonis
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Malaysia Healthcare Expo Hadir di Medan, Bisa Konsultasi Tanpa Biaya
-
Likuiditas Kuat, BRI Jaga Keseimbangan Dividen dan Ekspansi
-
Satu Lagi Kawanan Perampok Serang-Bacok Sopir Truk di Medan Ditangkap
-
Ratusan Ojol Kepung Kantor Debt Collector di Medan Gegara Motor Rekan Ditarik Paksa
-
Sinergi Imigrasi Belawan-Ombudsman, Wujud Kepastian Layanan dan Hukum